Tuesday, April 21, 2015

Dessert kekinian di Balista sushi dan tea (*)











Ketika saya ke Bandung pada hari Jumat lalu, saya bikin kejutan buat temen saya Ira, tiba-tiba saya jemput dia pas pulang kantor. Setelah itu saya culik dia ke Jonas Photo di Jl. Banda no 38 karena saya pengen beli foto album. Kebetulan banget, Ira lagi ngidam makan lomie yang ada disebelah Jonas, yang merupakan cabang lomie Jl. Imam Bonjol. Gayungpun bersambut, habis Magrib kami langsung berangkat ke Jl. Banda.


Selesai belanja, kami berjalan ke arah sebelah kiri Jonas dan melewati 2 buah bangunan, bangunan ke 3 adalah mini market tempat si lomie mangkal dan ternyata sudah tutup saudara-saudara. Untung didepannya ada tukang mie ayam mangkal dan kelihatannya enak, karena banyak yang beli, jadi dia pesen mie ayam dan aku malah tertarik ke tempat sebelahnya yaitu Balista sushi dan tea serta memutuskan untuk makan disana.

Tempatnya berupa bangunan yang memiliki ruang dalam yang ber AC, ruang terbuka didepannya, serta dapur disampingnya. Tempatnya cukup luas dan bersih, pengunjung yang datang lumayan ramai, sehingga kami pun hanya kebagian duduk di area trotoar jalan yang telah diberi meja kursi.

Pelayan yang datang membawakan daftar menu yang isi nya sushi, ramen, takoyaki, sobayaki, okonomiyaki, menu nusantara nasi rendang, nasi ayam, nasi goreng, lalu dessert yang sedang nge hits, es campur dalam batok kelapa dan kue cubit, serta aneka minuman milk tea, smoothies, chocolate dan coffe. Tapi cara memesannya adalah langsung datang dan memesan di kasir.

Saya langsung memesan es batox dong, pilihan isinya sampai 65 jenis dan bisa memilih 4 free topping. Es krimnya sudah pasti saya pilih green tea, lalu topping nya saya pilih longan, peach, kiwi dan egg pudding. Makanannya saya pilih Fujiyama saja yaitu sushi matang isi dori fish, mozarella, teriyaki dan taru-taru. Saya jadi teringat suami, pulang ngajar nanti malam pasti pengen cemal-cemil, jadi saya pesankan kue cubit rasa green tea dan red velvet dengan topping ovomaltine dan kitkat untuk dibawa pulang.

Mie ayam pesanan Ira sudah datang, penampakannya yahud juga yaitu semangkok mie yamien manis dan semangkok kuah isi baso, siomay, tahu dan ceker ayam yang banyak, wuih kelihatannya mantap. Ketika ku cicipi memang enak sih, hanya kurang manis sedikit kata Ira.

Kemudian datang pesanan sushi ku, potongannya lumayan banyak, sushinya digoreng tepung tipis, lalu diberi saus teriyaki dan mayones yang cukup royal dan diberi taburan keju parut. Rasanya enak juga hanya saja aroma ikan nya agak terasa.

Terakhir es batox nya, enak banget, baik es krim dan isinya memuaskan dan mengenyangkan, batok kelapa nya masih menyisakan sedikit kelapa muda, ku kerok-kerok, aih sedapnya.


Makan disini terutama yang kebagian duduk diarea trotoar jalan seperti kami ini harus extra sabar. Pengamen, pengemis, pedagang asongan, berseliweran, datang silih berganti. Tapi makanannya lumayan enak dan kekinian, harganya pun terjangkau kelas kaki 5. Harga Fujiyama Rp 28.000, es batox Rp 32.000, minuman Ira, jasmine green tea Rp 15.000 serta kue cubit + 2 macam topping Rp 20.000. Tempat makan ini beruntung banget bisa buka didekat Jonas Photo, karena Jonas kan tempat mangkal anak muda Bandung, selalu ramai.

No comments: