Wednesday, June 03, 2015

Brunch iga dan buntut bakar di Pawon Pitoe (***)













Tak disangka di Jl. Talaga Bodas, Bandung, banyak tempat nongkrong asik sekaligus tempat kuliner enak. Salah satunya yang baru kami coba minggu lalu adalah Pawon Pitoe cafe di Jl. Talaga Bodas no. 48, bersebelahan dengan cafe Roti Gempol & Kopi Anjis. Kami berempat janjian brunch bareng disitu, dimana saya dan suami belum pernah makan disitu tapi dua orang teman kami sudah sering makan disana karena dekat dengan rumah dan sekolah anak-anak mereka.


Cafe ini menyajikan masakan Indonesia yang cukup banyak jenisnya, yang mencakup makanan ringan untuk cemilan seperti pisang goreng, singkong goreng, colenak, tahu, tempe, baso, bihun, mie jawa, bubur kacang ijo, kentang goreng, sosis, dll. Kemudian makanan berat seperti nasi uduk, nasi goang, nasi goreng, nasi campur Bali, pasta, steak, nasi plus ayam, ikan, iga, buntut, sate, dll. Minumannya pun banyak macamnya, dari aneka kopi dan latte, teh, jus, yogurt, milkshake, softdrink, dll.

“Menu andalan disini apa ya?” tanya suami saya. Jawabannya adalah iga bakar yang banyak dipesen pengunjung, makanya suami saya langsung memesan menu tsb. Saya sih ngga mau makan berat, jadi saya hanya memesan baso tahu. Temen kami memesan sop buntut bakar, padahal dia sudah sering makan menu tsb. Katanya sambal mangganya enak, ya sudah pesan 1 porsi deh. Didepan ada toples berisi krupuk bentuknya bulat kecil seperti ring, warna warni, sangat menarik perhatian, jadi kami pesan juga. Minumannya saya pesan jus blueberry karena jarang ada, suami memesan es pawon pitoe dan bajigur serta teman kami memesan teh sereh.

Cafe ini interiornya sederhana saja, bagian depannya terbuka, memakai desain interior dan furniture dari kayu. Ada sebuah panggung kecil dibagian belakang yang kalau sore dipakai untuk live music. “Tapi seringnya menyajikan lagu-lagu nostalgia” kata temen kami.

Pertama minuman kami tiba, jus blueberry disajikan digelas bening tinggi, warnanya ungu kehitaman dan cukup kental, rasa buahnya asli dan mantap, langsung ku sedot sampai habis. Idealnya memang begitu, makan buah sebelum makan. Kemudian es pawon pitoe, penampilannya wah banget yaitu minuman yang berisi potongan jelly merah dan selasih, dengan air sirup merah plus susu, diatasnya diberi wipped cream yang banyak dengan taburan kacang dan strawberry. Rasanya jelas enak tapi buat saya terlalu manis dan mahteh, bikin gemuk ini sih, ngga ngilangin haus.

Akhirnya makanan kami datang. Yang makan berat, bener-bener berat dan mantap. Iga bakar hanya berisi sebuah tulang iga berukuran besar dengan daging tebal yang menempel, disajikan bersama sop, acar dan sambal hijau. Begitu pula dengan buntut bakar, beberapa potong buntut dengan daging yang tebal, disajikan bersama sop, acar, emping dan sambal hijau. Ketika kucicipi, baik daging iga dan buntut memang benar-benar empuk serta tak berbau, bumbunya juga meresap dengan sempurna, sedikit manis tapi pas rasanya. Pantas temen saya tidak mau pindah kelain hati, selalu pesan sop buntut lagi dan lagi. Kebayang ya kenyangnya seperti apa.

Menu serba daging ini lebih enak dimakan bersama sambal mangga yang rasanya segar menggigit. Mangga diiris memanjang, dengan bumbu sambal gula merah, plus bawang dan cabe merah potong, wah wah sedapnya.
Baso tahu pesanan saya rasanya enak, tapi siomaynya kurang banyak, lebih banyak tahunya. Sepertinya ukuran tahunya cukup besar, tahu terasa empuk dan fresh, khas tahu Bandung. Siomaynya juga kenyal-kenyal empuk, tidak berbau amis. Terakhir bumbu kacangnya memang lekker, agak kental dan sedikit kasar, tapi tidak terlalu pedas. Makan baso tahu enaknya sambil ngemil krupuk ring, rasanya yang asin, bikin ngga bisa berhenti ngunyah.


Nah bagaimana dengan harganya ? Iga dan buntut harganya sama yaitu @ Rp 52.000, baso tahu Rp 22.000, sambal mangga Rp 5.000, krupuk Rp 6.000, es pawon pitoe Rp 21.000, jus blueberry Rp 18.500, bajigur dan teh sereh @ Rp 14.500, teh tawar Rp 7.500 dan aqua Rp 6.000. Nah masih tergolong terjangkau kan. Temen ku bilang cafe ini sehari-hari terbilang ramai oleh pengunjung, terutama saat makan siang dan malam, dan sudah buka sejak pagi untuk melayani sarapan.

No comments: