Tuesday, December 23, 2014

Bebek Bengil, bebek crispy dengan resep original khas Bali (***)





Karena keadaan perut sudah lapar saat melintas kawasan Kuningan Jak Sel, maka kami segera mampir untuk makan siang ke Mall Epicentrum Walk di Kompleks Rasuna Epicentrum, JL. HR Rasuna Said Kuningan. Ternyata Mall ini sepi pengunjung, entah apa penyebabnya. Dulu kami pernah kesini dan sekarang kami melihat beberapa resto banyak yang sudah tutup. Setelah berkeliling sebentar, kami tertarik pada resto Bebek Bengil yang katanya baru dibuka disini.

Resto ini merupakan cabang dari pulau Bali dan Jl. H. Agus Salim Menteng Jak Pus. Sebenarnya kami sudah pernah makan di cabang Menteng, dan makanannya memang berkesan karena enak tapi mahal. Tapi karena pilihan tempat makan di Epicentrum Walk ini agak terbatas maka kami tetap menuju resto Bebek Bengil.

Kami memang sedang dilanda lapar berat. Jadi ketika melihat buku menu yang berisi beraneka raga menu yang variatif, saya tetap memilih menu “Bebek Bengil The Original Crispy Duck since 1990” dan suami memilih menu Bebek bakar sambal hijau. Rasanya rugi kalau tidak memilih menu Original Crispy Duck ditempat ini.

Menu Original Crispy Duck ini disajikan secara istimewa yaitu setengah ekor bebek goreng ditempatkan dipiring bersama nasi, sepotong semangka dan 2 iris jeruk, disajikan bersama 3 macam sambal yang terpisah yaitu sambal matah, sambal merah dan sambal bawang serta semangkuk urap bali. Tak cuma penampilannya, rasa daging bebek pun istimewa, lezat, empuk tapi super garing diluarnya, tidak amis, dengan bumbu yang meresap. Kalau dimakan bersama sambal dan urap akan menimbulkan nafsu makan yang luar biasa.

Sekarang mari kita cicipi Bebek bakar sambal hijau. Penyajiannya memang tidak seheboh bebek bengil tapi citarasanya tetap istimewa yaitu setengah ekor bebek disajikan dipiring bersama nasi, sambal hijau dan irisan ketimun, tomat serta lettuce. Sambal hijau ditaruh diatas bebeknya, sedikit, sebagai pemanis, sisanya disajikan dimangkuk terpisah. Bebek ini tak kalah lezat, dagingnya empuk, lembab, tidak amis, bumbunya meresap banget, cenderung agak asin, tidak ada hasil bakaran yang berlebihan seperti gosong.

Kalau makan disini hampir bisa dipastikan 99% rasanya memuaskan. Yang ngga puas ya kantongnya karena harganya mahal yaitu Rp 125.000 untuk Bebek bengil dan Rp 122.000 untuk Bebek sambel hijau. Yang ingin makan bebek crispy khas Bali dengan citarasa hampir mirip tersedia juga di resto lainnya yang sejenis.

Berikut saya tuliskan daftar resto Bebek favorit saya yang saya urutkan berdasarkan harganya dari yang termahal, kelezatan dan keistimewaannya :

1.    Bebek Bengil (***), keistimewaannya adalah Original Crispy Duck, harga paling mahal.
2.    Bebek Tepi Sawah (***), keistimewaannya adalah ½ ekor Bebek goreng crispy / bakar tradisional Bali dengan 3 macam sambal dan 1 macam sayuran, masakan bebeknya identik dengan Bebek Bengil dengan harga agak lebih murah sedikit.
3.    Le Seminyak (***), keistimewaannya adalah masakan bebek khas Bali disajikan bersama nasi dan aneka lauk pendamping seperti nasi campur, harga agak mahal.
4.    Pondok Suryo (***), keistimewaannya adalah bebek goreng khas surabaya dengan bumbu kaldu bebek yang disiram ke nasi, harga terjangkau.
5.    Bebek Kaleyo (***), keistimewaannya adalah bebek goreng dengan sambal yang pedasnya cetar membahana, harga terjangkau.
6.    Bebek goreng H. Slamet (**), keistimewaannya adalah bebek goreng khas Kartasura Solo dengan sambal korek, harga terjangkau.
7.    Bale soto (**), Bebek Bali merupakan menu baru yang segera menjadi unggulan, harga terjangkau.
8.    Bebek Sinjay (***), keistimewaannya adalah Bebek goreng sambal mangga, hanya ada di Madura, antriannya panjang dan lama, harga sangat terjangkau.

No comments: