Tuesday, April 19, 2016

Cabang baru Waroeng Sunda di Kebon Jeruk (**)

Beberapa tahun yang lalu saya pernah mereview sebuah resto bernama Waroeng Sunda di Jl. Raya Serpong km 8 no. 88, bahkan ulasan saya itu masuk kedalam Detikfood. Baru-baru ini, resto tsb baru membuka cabang di Jl. Panjang no. 57. Ketika kami kesana, saat itu adalah malam minggu dan masih grand opening, pengunjung yang datang penuh sekali sehingga tempat parkir pun nyaris tidak mencukupi, padahal halaman depan yang dijadikan area parkir cukup besar. Resto ini memiliki ruang makan yang cukup luas, tapi saking penuhnya, kami pun masih masuk kedalam daftar tunggu, luar biasa.




Saya lihat pemiliknya yang langsung menyapa para tamu yang datang dan mencarikan tempat. Bahkan sekeluarga, mereka semua turun tangan, istri dan ibunya bergantian mengulek sambal di counter sambal, ditengah-tengah ruangan, dan menjadi tontonan yang mengundang selera. Anak-anaknya yang masih kecil, masih usia sekolah, mencatat pesanan pengunjung, padahal para karyawan pelayannya pun tak kalah banyak jumlahnya dan tak kalah sibuk hilir mudik melayani permintaan pengunjung.

Sambil menunggu meja kursi makan kami siap, kami dipersilahkan melihat daftar menu dan langsung memesan. Disana tertera menu soft opening, artinya kemungkinan daftar menu tsb nanti bisa berubah lagi, bertambah / berkurang. Daftar menu terdiri dari : menu paket yaitu paket nasi dengan lauknya, pilihannya adalah nasi punclut dan nasi bakar, lalu ada masakan ikan, ayam, daging sapi, seafood, sayuran, jamur & oncom, gorengan, nasi & mie, camilan, dessert dan minuman. Karena kami berdua ingin makan tengah maka kami memesan gurame kremes, sate jamur dan cemilan favorit kami yaitu cireng serta es warsun / Waroeng Sunda.

Setelah selesai memesan, untung kami segera mendapat tempat duduk. Sambil menunggu, suami saya segera antri di counter sambel, dimana sambal dadak yang baru diulek tsb selalu cepat habis. Selain sambal dadak, ada juga sambal matang, sambal mangga dan potongan cabe bawang untuk sambal kecap. Tak lupa 3 macam lalap tersedia dikeranjang bambu yaitu ketimun, selada dan kol. Aneka sambal lalap ini tersedia gratis dan boleh tambah sepuasnya. Kemudian yang menyatu dengan counter sambal adalah counter rujak dan krupuk, tapi yang ini ada harganya.

Syukurlah walapun pengunjung banyak, pesanan kami datang dalam waktu yang cukup cepat. Gurame kremes adalah gurame goreng yang telah di fillet dagingnya dan ditaburin tepung kremesan. Rasanya enak, oke, ikannya garing diluar, empuk didalam, kremesannya berlimpah dan akan lebih nikmat bila dimakan bersama sambal kecap.


Sate jamur adalah jamur tiram yang ditusuk sate lalu disiram bumbu kacang ala sate. Penampilannya sih menggiurkan, tapi sayang rasanya dingin dan bumbunya anyep banget, tidak berselera. Andaikata cara memasak sate jamur ini diperlakukan sama persis dengan memanggang sate, pakai lemak dan kecap diatas hot plate, sehingga timbul jejak gosong, mungkin rasanya jauh lebih enak. Anehnya kata “anaknya”, menu ini yang sering dipesan pengunjung, mungkin terjebak seperti saya ?


Yang mengejutkan dan menjadi juara justru cemilan cirengnya karena sambalnya enak banget, rasanya pedas dan asam manis, serta wangi seperti memakai daun ketumbar. Cirengnya pun garing diluar, tidak gosong, empuk dan gurih. Terakhir adalah es warsun, dessert pembilas rasa gurih ini adalah es campur yang berisi alpukat, nangka, kolang kaling dan tape, isinya lumayan banyak tapi es dan kuahnya hanya sedikit.



Secara keseluruhan makanannya memang enak, hanya saja ini kan grand opening, mungkin masih banyak perbaikan dan penyesuaian, baik dalam segi makanan, menu, pelayanan dan tempatnya. Kalau harganya memang mahal sesuai dengan standard restoran yaitu gurame 7 ons saja Rp 98.000, sate jamur Rp 25.000, cireng Rp 12.000, es warsun Rp 22.000, teh dan nasi antara Rp 5.000-6.000. Tapi memang jenis masakan sunda di Jl. Panjang belum ada, sehingga mudah-mudahan Waroeng Sunda ini bakal eksis lama, seperti resto utamanya di Serpong, menggantikan masakan sunda yang sebelumnya ada ditempat ini yang sudah 2x gagal.

1 comment:

drianapazion said...

menurut aku makananya kurang enak rasanya manis sambalnya ga pedes ga sunda bgt. owh iyah belanja yuk dishopee bayar pakai shopee pay diskon 10%