Sunday, August 03, 2014

Ikkudo Ichi Ramen, no pork di Kokas (*)





Salah satu kuliner yang sedang trend saat ini adalah ramen yaitu mi kuah Jepang. Tapi kalau mendengar kata Ramen, khususnya Ikkudo ramen, dapat dipastikan tidak halal. Tapi kemaren ketika kami berkunjung ke Kota Kasablanka Mall, di LG unit 16 kami menemukan Ikkudo Ichi ramen, dengan tulisan no pork, no lard, dan banyak pengunjung yang berjilbab sedang makan disitu. Hmm kami jadi tertarik untuk mencobanya.

Tempat makannya bukan merupakan ruangan melainkan berupa meja dan kursi yang ditata dibawah pergola kayu dengan desain minimalis khas Jepang. Menu yang tersedia tidak begitu banyak. Menu andalannya berupa ramen, dimana sebagian besar toppingnya adalah ayam, serta tidak ada topping daging. Menu daging yang ada hanyalah beef yakiniku don, yang akhirnya dipilih suami saya. Sedangkan saya harus mencoba ramennya, yaitu Tori signature tidak pedas, dengan tambahan gyoza ayam udang sebagai pendamping.

Tak berapa lama pesanan kami pun tiba. Ramen yang disajikan didepan saya juga berpenampilan minimalis yaitu semangkok mi kuah dengan topping 3 iris ayam panggang dan setengah telur rebus setengah matang, yang diberi taburan daun bawang serta wijen. Mi nya berwarna putih dan tipis, dengan kuah putih keruh, ditempatkan disebuah mangkok hitam, sehingga menimbulkan kombinasi warna yang kontras.

Mengenai rasanya, boleh jadi ini mi ramen yang paling saya sukai, karena rasanya yang gurih. Andai kata ramen ini diberi topping daging seperti beef yakiniku mungkin bakal lebih yahud lagi. Porsinya terasa pas untuk ukuran perut saya karena tidak menyebabkan kekenyangan. Hanya saja toppingnya terasa pas-pasan jumlahnya. Untung masih ada gyoza yang berisi 4 potong sebagai penamping.


Kalau beef yakiniku milik suami saya terasa standard di lidah saya, masih lebih enak Yoshinoya sih, hahaha. Penampakannya adalah semangkok nasi yang diberi topping irisan daging sapi, bawang bombay, toge dan daun bawang. Secara garis besar masakan disini lumayan enak dan harganya cukup standard, yaitu Ramen Rp 35.000, Beef yakiniku don Rp 39.500, Gyoza Rp 27.000 dan lemon tea Rp 12.800. Lumayan sebagai alternatif kuliner kalau lagi berkunjung ke Kokas.

9 comments:

Anonymous said...

Haram kan bukan cuma gak pake babi. Potensi haram makanan Jepang terletak pd soyu atau mirin

Anonymous said...

maaf gan, untuk ramen ikkudo semua bumbu tak ada mirin. (chef ikkudo)

Anonymous said...

@anon1 udah pasti halal lah kan ada tulisannya no pork no lard. Kecuali lu mau bela2in dan rajin ke dapur nyobain semua bahan dan nanyain bahannya satu2 secara detail ke chefnya. Atau kecuali lu punya firasat atau sensitif dan tau segalanya kyk di film2 science fiction.

Anonymous said...

Seandainya mreka ngepply ke mui biar gausah ada kontroversi...

Anonymous said...

bego banget sih ni orang. halal darimana kalo cuma ga pake babi? lu pikir alkohol halal? goblok

Anonymous said...

^klo ga mau makan disitu yauda..ga usah ribut

Anonymous said...

barusan mesen tori ramen ..eh yg dtg buta / pork ane ga tau ..ane pikir kaya Sei Rock.. hati2 makan di Ikudo

Anonymous said...

Tulisannya seru...

"no pork, no lard, dan banyak pengunjung yang berjilbab" gak bisa jadi jaminan krn IkkudoIkkudo terdaftar di halal MUI (hingga posisi 19 Mei 2019). Beberapa mie instant ramen, Marugame Udon dan Nanami Ramen malah sudah terdaftar...

Keputusan makan sih terserah anda, sekedar menyampaikan

Anonymous said...

Maksudnya Ikkudo BELUM terdaftar di HALAL MUI