Wednesday, January 06, 2016

Mencoba makanan unik, Suki kuah Mala @Super Suki (**), Martabak hitam @Martabucks (**), di Kampung Kemang

Yang namanya food court sejak tahun 2015 kayanya lagi trending banget, terutama food court gaul dengan makanan unik-unik. Contoh : Food fighters di Blok M, OTW Foof streed di Kelapa Gading, Southbox di Prapanca, Eat Happens food place di Tebet, Food garden di kemang, Seven 8 nine di Jl. Panjang Kebon Jeruk, dll.

Nah ini ada satu lagi food court yang saya temukan di daerah Kemang yaitu Kampung Kemang, Jl. Kemang Raya no. 18. Menurut saya sih desain tempat ini tidak segaul food court lain yang sedang happening, tapi tempatnya luas, nyaman, bersih dan terang, tapi kalau pengunjung sedang penuh, terpaksa harus parkir di gedung sebelah.

Tenant-tenant yang ada disini adalah : S2 Super suki, Warung Miyabi, Martabucks dengan logo Uya Kuya dan Luna Maya, Fuwan masakan pan mee, Parathas masakan roti paratha, Black burger, La mia pasta, Shisha, The Halal Boys dan Ayam goreng Menteng.

S2 Super Suki (**)



Suami saya langsung tertarik dengan masakan suki, kami pun menuju area Super Suki. Didalam daftar menu hanya tersedia 3 jenis paket Steamboat Suki dan 3 jenis paket Korean BBQ. Kalau paket suki terdiri dari sayur pakcoy, sawi putih, jamur, chikuwa yaitu olahan daging ikan berbentuk seperti tabung, baso sapi, baso ikan, crab stick, crab claw, daging sapi dan ayam, soun, tahu dan telur. Bedanya kalau paket seafood itu ada tambahan udang dan ikan dori, paket dreamteam hanya ditambah dori, paket PDKT itu tanpa udang dan dori. Kuahnya pun diberi 2 macam yaitu kuah mala bening dan merah.

Ketika menulis review ini, saya membaca web http://www.supersuki.com. Dari disini didapat keterangan bahwa kuah mala adalah kuah asli sumsum sapi dengan 9 rempah–rempah yang berasal dari negeri Tiongkok dan merupakan makanan khusus para raja, mempunyai ciri khas pedas dan hangat, tapi kuah tsb telah disesuaikan dengan lidah selera orang Indonesia dan halal. Kuah mala merah mempunyai 5 level / tingkat kepedasan, dan suami saya memilih level 4, ampun. Paket suki ini bisa untuk 2-3 orang, dengan kisaran harga antara Rp 75.000 – Rp 95.000, dan kami memilih paket seafood.




Suki ini disajikan dengan saus merah yang rasanya unik, seperti asam manis tapi terasa ada rempahnya. Paket ini isinya banyak juga loh, tapi kami memesan tambahan sayuran lagi seharga Rp 8.000. Kuah suki pilihan ku berwarna bening, tapi ku campur dengan secentong kuah merah kedalam mangkok. Waduh nyesel deh, pedes banget, ngga kuat. Kalau menurut perasaan saya sih, kuah beningnya juga terasa pedas, ada kemungkinan berasal dari rempah-rempahnya yang bikin pedas, sebab ada potongan cabe merahnya segala.

Minuman es lychee tea itu penampilannya unik juga ya, disajikan digelas bening tinggi, yang biasa untuk beer, penampilannya persis beer yaitu berbusa dipermukaannya dan warna teh nya juga mirip beer, bedanya hanya karena ada sebutir leci didasar gelas.

Martabucks (**)


Kami sempat melihat daftar menu yang disediakan seluruh tenant, yang dikumpulkan menjadi 1 buku. Nah dari buku menu tsb suami saya tertarik dengan menu Martablacks dari Martabucks yaitu martabak manis berwarna hitam yang berisi nutella & cheese, harganya Rp 95.000. Kami pun memesan 1 untuk dibungkus dibawa pulang. Maklumlah, segala makanan berwarna hitam memang sedang trending sejak th 2015, dan memang memikat warnanya.

Setelah jadi, penasaran kami cicipi dulu martabak tsb sebagai dessert makan malam kami. Menurut saya martabak tsb tidak berwarna hitam, melainkan berwarna coklat tua. Ketika ditanyakan, warna hitam martabak tsb berasal dari wijen hitam. Ketika dimakan rasanya memang enak, perpaduan rasa nutella dan keju sangat cocok dan nikmat. Saya menilai sajian ini berkalori tinggi dan menggemukkan, karena ketika dimakan, minyak yang lumer dari martabak tsb terasa berlebihan dibanding martabak manis yang biasa kami makan. Tapi kalau soal rasa sih emang enak dan bikin ketagihan.

No comments: