Sunday, September 08, 2019

Pengajian UAH - Masjid An Nur tg 7/9/19 - Tafsir Surat An Nur




Arti kata :
·         Muharram : yang diharamkan
·         Hukum muharram : haram
·         Al Muharram : waktu untuk meninggalkan sesuatu yang diharamkan oleh Allah.
·         Maknanya : Bulan Al Muharram adalah waktu untuk mulai berhijrah yaitu meninggalkan segala yang diharamkan oleh Allah & Rasulullah dan mulai mendekatkan diri kepada Allah

Surat 9 At Taubah Ayat 36 : Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.
·         Arba’atun hurum = 4 bulan haram : Rajab (7), Dzulkaidah (11), Dzulhijjah (12) dan Muharram (1).
·         Bulan yang disunnahkan memperbanyak puasa dan beramal sholeh.

Klasifikasi surat-surat dalam Al Quran :
1.   Makkiyyah :
·         Surat-surat yang turun sebelum Nabi Muhammad Hijrah dari Mekah ke Madinah
·         Berisi ayat-ayat tauhid
·         Contoh surat Makkiyyah :
Surat 17 Al Isra Ayat 36 : Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.
Maksudnya : Semua anggota tubuh akan dihisab.

2.   Madaniyyah :
·         Surat-surat yang turun setelah Nabi Muhammad Hijrah dari Mekah ke Madinah
·         Berisi ayat-ayat : fiqih, ibadah, muamalah.
·         Contoh surat Madaniyyah :
Ø  Surat 24 An Nur :
-          Ayat 30 untuk Laki-laki : Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.
-          Ayat 31 untuk Perempuan : Dan katakanlah kepada perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung.
Ø  Surat 49 Al Hujurat
·         Ayat 11 : Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan mengolok-olokkan perempuan lain, (karena) boleh jadi yang diperolok-olokkan lebih baik (dari perempuan yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim
·         Ayat 12 : Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

Tafsir surat An Nur
-          Yaitu surat yang membimbing umat untuk berhijrah

-          Makna An Nur :
1.   Sifatnya fisik :
·         Pancaran dan atau pantulan cahaya yang dapat menerangi objek disekitarannya sehingga terlihat dengan jelas.
·         Fajar yaitu sinar matahari memberi penerangan atas objek
·         Surat 2 Al Baqarah Ayat 187 : Dihalalkan bagimu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri kamu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beritikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka bertakwa.

2.   Sifat metafisik / kiasan
Ø  Surat 7 Al A’raaf
·         Ayat 157 : (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka, yang menyuruh mereka berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan yang menghalalkan segala yang baik bagi mereka dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka, dan membebaskan beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Adapun orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
·         Ayat 158 : Katakanlah (Muhammad), "Wahai manusia! Sesungguhnya aku ini utusan Allah bagi kamu semua, Yang memiliki kerajaan langit dan bumi, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, (yaitu) Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya). Ikutilah dia, agar kamu mendapat petunjuk.”
Ø  Surat 4 An Nisa Ayat 35 : Dan jika kamu khawatir terjadi persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang juru damai dari keluarga laki-laki dan seorang juru damai dari keluarga perempuan. Jika keduanya (juru damai itu) bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-istri itu. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.

-          Surat An Nur mengandung 10 pokok cahaya kehidupan yang akan membimbing setiap hamba untuk mendapati kemudahan, kenyamanan, kesuksesan hidup :

1.   Sifat larangan ber zinah
2.   Larangan menuduh tanpa bukti = fitnah
3.   Larangan menebar hoax = berita yang tidak benar
4.   Menampilkan hikmah di setiap musibah : Ketika ditimpa musibah, tetap tenang tanpa gejolak yang berlebihan, dan ucapkan Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun.
Surat 2 Al Baqarah Ayat 156 : (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata, "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" (Sesungguhnya Kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah Kami kembali).
5.   Larangan mudah menerima informasi yang belum di cek kebenarannya, tanpa validasi
6.   Larangan mencari kesalahan orang lain : eksploitasi kesalahan orang lain
7.   Menunjukkan dosa lisan yang sering dianggap ringan / kecil : Berita bohong yang tersebar dari mulut ke mulut dan dianggap suatu yang ringan (sepele).
8.   Larangan menikmati tersebarnya gosip yang menimpa orang beriman
9.   Hukum sedekah bagi kerabat khususnya kerabat dekat
10.                Menghadirkan kunci harmonis dalam rumah tangga

Surat 24 An Nur Ayat 1 : (Inilah) suatu surah yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukumnya), dan Kami turunkan di dalamnya tanda-tanda (kebesaran Allah) yang jelas, agar kamu ingat.

Maksudnya : Surat 24 An Nur Ayat 1 harus diamalkan karena Allah menurunkan satu surah yang mengandung 10 pokok cahaya kehidupan yang akan membimbing setiap hamba untuk mendapati kemudahan, kenyamanan, kesuksesan hidup.

No comments: