Friday, February 20, 2009

ULASAN KULINER NASI PEDA & NASI PEPES LOMBOK HIJAU (**)

Ada seorang teman yang meng sms teman seruangan ku : “Edwin, cobain deh, nasi peda & nasi pepes Lombok Hijau, enak & murah buat makan siang dikantor lo” Maka dikirimlah no telpon nya, 021 70163003 / 021 6194283. Rupanya pas ditanya alamatnya jauh juga ya dari kantor, yaitu di Interkota Indah Blok B2 no 15-16, Duri kosambi, Cengkareng. Jadi kalau mau pesan harus minimal 20 bungkus dengan harga @ Rp. 10.000 saja, dan cuma ada 2 macam pilihan menu, yaitu nasi peda atau nasi pepes.
Langsung deh, temenku Fillia, si ratu makanan (orang yang paling semangat kalo ada kuliner baru), sibuk menelfon temen-temen diruang lain untuk mencari peserta. Katanya, “cobain yuk, ngak rugi kok cuma 10.000 doang”. Jadilah hari itu kita memesan makan siang buat esok hari. “Pak, kita pesan buat jam 11 ya, jangan telat loh”.
Keesokan harinya, udah jam 11 lewat, kok ngak ada tanda-tanda nih. Rupanya pas ditelfon, bapaknya sedang mengantar pesanan ke Gatot Subroto dulu, baru ke BEJ. Mana dia bingung, kalo di BEJ kan susah parkir. “Ya udah pak, kita tunggu di halte ya”. Jam 12 lebih dikit, datanglah pesanan kita, yang ditaro dalam sebuah dus sebesar ½ dus aqua. Waduh, dusnya kecil ya, tapi isinya 20 bungkus lebih, kenyang ngak nih, pikir kita-kita yang pada kelaparan.
Nasi telah dibagikan & mulailah kita menyantap. Aku pesan nasi peda, yaitu nasi putih biasa yang dibungkus daun pisang berbentuk kotak, diatas nasi telah ditaburi suwiran peda dipaling bawah, lalu suwiran ayam goreng diatasnya, lalu sambal cabe rawit hijau dengan pete dipaling atas. Rasanya enak & asin (karena pedanya), lauknya cukup banyak dan pas dengan nasinya, serta kenyang kok, bentuknya doang yang kecil. Aku sih kekeyangan. Terus biasa, aku penasaran juga sama nasi pepesnya, jadi lah kita saling menyicip. Nah nasi pepesnya menurutku lebih enak, yaitu nasi putih yang rasanya gurih, lalu dibungkus daun pisang, lalu dipepes, lalu dibakar, sehingga nasinya harum, diatasnya ditaburi ikan asin jambal & pepes ayam yang dipotong kotak kecil-kecil, lalu diberi sambal cabe merah yang terpisah dari nasinya. Rasanya, enak, gurih, harum, dan nasinya lebih empuk daripada nasi peda. Wah kayanya kita bakal pesan lagi nih dilain waktu. Sebab memang enak, lauknya seimbang dengan nasinya, kenyang dan murah sih. Yang pasti nanti aku mau coba nasi pepesnya ah. Nyam…

1 comment:

taplak warteg gucci said...

terima kasih atas informasinya, bisa juga mampir ke blog mengenai kartu pra kerja jika berkenan. terima kasih