Monday, August 26, 2019

Pengajian Al Hidayah "Menyambut tahun baru Hijiriyah 1441" ustadz Romli Djawahir



Surat 31 Luqman Ayat 34 : Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal.

Ada 5 pertanyaan yang jawabannya hanya Allah yang tahu yaitu :
1.   Kapan terjadi kiamat ? Hari Jumat tapi kapan.
2.   Kapan terjadi hujan ?
3.   Apa yang ada didalam rahim seorang ibu ?
4.   Apa yang akan dikerjakannya besok, apa yang akan terjadi besok ?
5.   Kapan dan di bumi mana dia akan mati ?

Sunday, August 18, 2019

PENGAJIAN AL HIDAYAH : KOREKSI BAGI PENUNTUT ILMU 18-8-19 USTADZ RIZAL YULIAR PUTRANANDA


Keutamaan menuntut ilmu :
1.   Menggapai Kemuliaan Dengan Ilmu Syar’i
Allah akan memberi kelapangan dan mengangkat (derajat) orang-orang yang menuntut ilmu
Surat 58 Al Mujadilah Ayat 11 : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, "Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, "Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.
2.   Menuntut Ilmu Adalah Jalan Menuju Surga
·         “Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu (syar’i), maka Allah akan memudahkan jalan baginya menuju surga.”
·         “Barangsiapa keluar untuk mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah sampai ia kembali.”
3.   Dengan Menuntut Ilmu Segala Pintu Kebaikan, Maghfirah, dan Pahala Akan Dilimpahkan
·         “Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka ia akan diberikan kepahaman tentang agama.”
·         “Apabila anak cucu Adam meninggal dunia maka terputus semua amalannya kecuali dari tiga hal: [1] shadaqah jariyah, [2] ilmu yang bermanfaat, dan [3] anak shalih yang mendoakannnya.”
·         “Para ulama adalah pewaris para Nabi. Para Nabi tidak mewariskan dinar ataupun dirham, mereka hanya mewariskan ilmu. Barangsiapa yang dapat mengambilnya, sungguh ia telah meraih bagian yang banyak.”

Tuesday, August 06, 2019

Pengajian Al Ikhlas, Selasa, 6 Agustus 2019, Ustadzah IMAS, KEUTAMAAN ISTIGHFAR


Sifat manusia adalah tempatnya salah dan dosa, maka seorang manusia harus hijrah dengan melakukan taubat nasuha.

Keutamaan istigfar :

1.   Mendatangkan maghfirah / ampunan Allah
·         Surat Ali Imran Ayat :
133 : Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,
134 : (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.
135 : dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.
·         Maksudnya : Bersegeralah kamu mencari ampunan dari Allah bila kita melakukan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri = berbuat dosa, tidak ada waktu jeda untuk minta ampun.
·         Manusia yang paling benar adalah manusia yang menyadari kesalahannya dan berusaha memperbaiki diri dengan cara taubatan nasuha, maka Allah akan langsung mengampuni dosa kita seperti ketika kita baru dilahirkan.
·          Surat Nuh 71 Ayat 10 : maka aku berkata (kepada mereka), “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun,
·         Ada dosa yang tidak diampuni Allah yaitu dosa syirik

2.   Diberi kekuatan yang melebihi dari kekuatan kita

Friday, June 14, 2019

Riung Gili-Gili Restaurant Bogor, Chingu Korean Fan Cafe Bandung


Bulan Ramadhan telah berlalu, semoga saja ibadah Ramadhan kita diterima oleh Allah SWT, dan kita lulus mejadi orang yang bertaqwa dan istiqomah dalam menjalankan ibadah serta bertemu kembali dengan bulan Ramadhan tahun-tahun berikutnya, aamiin ya Rabbalalamin.

Sebuah tradisi di Indonesia pada bulan Syawal adalah halal bi halal yang pada intinya adalah silaturahmi serta saling bermaaf-maafan. Oleh karena itu kami mengunjungi kota Bogor dan Bandung untuk bersilaturahmi kepada keluarga besar kami. Disela-sela kunjungan tak lupa kami sempatkan diri untuk kuliner dikedua kota tsb, dan saya tuliskan reviewnya.

1.   Riung Gili-Gili Restaurant, Jl. Raya Pajajaran no. 69, Bogor (***)



Bila kita memasuki kota Bogor, resto pertama yang paling besar dan ramai di Jl. Raya Padjajaran adalah resto Riung Gili-Gili. Bangunannya besar, 2 tingkat, berbentuk pendopo ruang terbuka, dengan lahan parkir yang cukup luas. Bangunan ini sudah mengalami transformasi yang sebelumnya bermaterial dominan tembok bata sekarang menjadi bernuansa kayu.

Di Hari ke 2 bulan Syawal ini, resto terlihat penuh dan kami bertiga masuk kedalam daftar antrian. Untunglah masih ada meja kecil diteras depan resto dan hal itu menguntungkan ibu saya yang agak sulit bila harus menaiki tangga.

Resto ini memiliki slogan “Quality Authentic Sunda” yaitu resto yang merepresentasikan bagaimana masakan khas Sunda sebenarnya. Walaupun begitu, resto ini juga menyajikan beragam sajian lainnya seperti Ayam Kulit Garing, Ayam Cabe Rawit, Ayam Goreng / Bakar, Empal Daging Sapi, Bistik Sapi Gili-Gili, Iga Sapi Bakar, Sapi Lada Hitam, Ayam Bakar Gili-Gili, Empal Sengkel, Bebek Sereh / Geprek / Bakar, aneka masakan gurame, nasi & mie goreng serta makanan kecil.

Wednesday, May 22, 2019

Pengajian Al Hidayah : Etika bertanya dan berfatwa, Ustadz M. Arifin Badri, Tg 6-4-19



Mufti adalah orang yang memiliki ilmu (ulama) dan mengeluarkan fatwa
Keistimewaan Mufti :
1.   Menyampaikan ilmu adalah kewajiban.
Contoh : Orang yang mendapatkan ilmu dari pengajian, wajib menyampaikan ilmu yang dia dapat kepada orang yang tidak hadir.
2.   Ilmu yang disampaikan Mufti termasuk ke dalam 3 amalan yang pahalanya tidak akan putus meski telah meninggal yaitu
-      Sedekah Jariah
-      Anak yang shaleh
-      Ilmu yang bermanfaat
3.   Tidak mau dibayar atas fatwa yang dikeluarkan, rela dibunuh untuk mempertahankan fatwa tsb.
Karena bila menyampaikan fatwa yang salah, ceroboh dalam memberikan fatwa, maka akan menyesatkan umat dan dosa nya akan dipikul oleh si pemberi fatwa secara terus menerus = masuk neraka.
Kesesatan dalam mengeluarkan fatwa, efeknya sangat besar.
Fatwa merupakan tanggung jawab atas benar / salah nya.
Karena dosa yang terbesar setelah syirik adalah dusta, dan dusta salah satunya adalah mengeluarkan fatwa yang tidak berdasarkan ilmu.
Alasan ulama yang bersedia mengorbankan apa saja untuk menyampaikan ilmu nya karena sadar bahwa yang terbesar, yang paling berharga adalah Al Quran dan Sunnah, demi disampaikannya ilmu yang benar.

Tuesday, May 21, 2019

Pengajian Al Hidayah, Ustadz Romli Dzawahir, Doa yang di ijabah Tg 10-3-19



Surat 2 Al Baqarah Ayat 186 : Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.

Surat 40 Al Mu’min Ayat 60 : Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.

·         Ada 3 golongan manusia yang doa nya tidak ditolak yaitu doa dari :
1.   Pemimpin yang adil
2.   Orang yang berpuasa, khususnya tatkala berbuka
3.   Doa orang yang dizalimi (teraniaya)

·         Doa adalah untuk :
-      Meminta sesuatu yang bermanfaat
-      Menghindar dari hal-hal yang buruk, yang tidak diinginkan

·         Keutamaan doa :
1.   Menjadi yang paling mulia di sisi Allah
Paling afdol memohon kepada Allah
2.   Merupakan jalan keselamatan

Wednesday, March 06, 2019

Pengajian Al Hidayah, Ustadz Azhar Khalid bin Seff, Amalan Ringan Pengantar ke Surga, Rabu 6/3/19




I.            Wudhu seperti contoh dan ajaran Nabi Muhammad SAW dan berdoa setelah berwudhu
-      Wudhu sebagai syarat sahnya sholat & tawaf
-      Surat Al Maidah Ayat 6 : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, bertayammumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

-      Ada 8 / 9 tahap berwudhu :
1.   Membaca Bismillah saja. Tapi bila lupa, tetap sah.
2.   Membasuh kedua telapak tangan sebanyak 3x : sunnah
3.   Ada 2 pendapat :
3a. Berkumur-kumur sekaligus istinsyaq yaitu memasukkan air kedalam rongga hidung dengan air yang ditampung ditelapak tangan
3b. Memisahkan antara berkumur-kumur dengan istinsyaq
4.   Membasuh wajah, wajib 1 x, sunnah 3x
5.   Membasuh tangan sampai ke siku, bila air tidak kena siku, tidak sah. Tangan kanan 3x, tangan kiri 3x
6.   Mengusap kepala sekaligus telinga dengan sisa air dari pengusapan kepala, 1x.
Caranya : mengusap kepala dari depan yaitu diatas dahi/jidat, ke belakang sampai tengkuk, balik lagi ke depan. Sisa air ditangan untuk mengusap telinga yaitu memasukkan jari telunjuk ke lubang telinga, ibu jari mengusap telinga bagian luar dan telunjuk mengusap telinga bagian dalam.
7.   Membasuh kaki sampai ke mata kaki dan sela-sela jari kaki harus kena air, dengan memakai jari kelingking tangan. Kaki kanan 3x, kaki kiri 3x.
8.   Membaca doa setelah berwudhu, tanpa mengangkat tangan :
Asyhadu allaa ilaaha illalloohu wahdahuu laa syariika lahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuuwa rosuuluhuu, alloohummaj’alnii minat tawwaabiina waj’alnii minal mutathohhiriina, waj’alnii min ‘ibadikash shaalihiina.

Saturday, February 23, 2019

Pengajian Al Ikhlas 12-2-19 Ustadzah Imas, Manusia yang dimuliakan Allah SWT


Yang kita kejar bukan surga melainkan ridho dan cinta Allah yang mengantar kita ke surga.

Surat 35 Fathir Ayat :
15. Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.
31. Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) yaitu Kitab (Al Quran) itulah yang benar, membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.

Tiga langkah pokok menjadi manusia yang sempurna/mulia :

I.    Muslim : orang yang beragama Islam

II.  Mukmin : Orang yang beriman
Surat 23 Al Mu’minun Ayat :
1.   Sungguh beruntung orang-orang yang beriman,
2.   (yaitu) orang yang khusyu' dalam shalatnya,
3.   dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,
4.   dan orang yang menunaikan zakat,
5.   dan orang yang memelihara kemaluannya,
6.   Kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka tidak tercela.
7.   Tetapi barang siapa mencari di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
8.   dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya,
9.   serta orang yang memelihara shalatnya.
10.                Mereka itulah orang yang akan mewarisi,
11.                (yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.

Artinya : Ciri-ciri orang yang beriman :
-      khusyu' dalam shalatnya
-      menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak berguna,
-      menunaikan zakat
-      memelihara kemaluannya, maksudnya :
Surat 24 An Nur ayat 31 :
Dan katakanlah kepada perempuan yang beriman, "Agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung.
-      memelihara amanat-amanat dan janjinya,
-      memelihara shalatnya

III.               Mutaqin : Orang yang bertaqwa yaitu Surat 3 Ali Imran Ayat :

Sunday, February 10, 2019

Pengajian masjid Baitussalam, Ustadz Subhan Bawazier, Lelaki Sejati, Ahad tg 3-2-19



Lelaki sejati adalah :
-      Lelaki yang sholat wajib di masjid
-      Siap menghadapi masalah dalam rumah tangga
-      Apabila melihat masjid yang sedang dibangun, tergerak hatinya mencari cara untuk mencari dana
-      Berani menikah

Kriteria lelaki sejati :
1.   Lelaki yang lebih kuat dari wanita
2.   Paling baik memahami perempuan. Lelaki mencari perempuan, yang dicari manfaatnya bukan kekurangannya, dan letakkan perempuan pada tempatnya.

Lelaki sejati menurut Al Quran :

Saturday, February 09, 2019

Pengajian Al Hidayah Rabu tg 6-2-19, Bersama Keluarga Menuju Surga, Ustadz Azhar Khalid bin Seff



Surat Ath Thuur Ayat 21 Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya.

Orang yang lebih dulu masuk ke dalam surga bisa menolong dan memohon agar orang lain masuk surga dengan syarat Iman, Islam, Tauhid.

Sukses adalah apabila kita berhasil menjejakkan kaki kita ke bagian tempat di surga.

Bagaimana cara sekeluarga bisa masuk syurga bersama sama :

I.            Kewajiban seorang ayah sebagai pemimpin rumah tangga
Kewajiban seorang ayah sebagai pemimpin dari istri dan anak-anaknya, kelak akan diminta pertanggungjawaban di akherat.
Surat 66 At Tahrim Ayat 6 : Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Beberapa kewajiban ayah :
1.   Mendidik anak dengan cara yang baik dan sabar, sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW.
Contoh Luqman Hakim yang mendidik anaknya secara baik dan sabar. Namanya diabadikan dalam Al Quran menjadi surat Luqman.
Surat 31 Luqman Ayat 13 : Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, "Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.”
Ada 3 amalan yang terus mengalir walaupun sudah meninggal :
·         Sodaqoh jariah
·         Ilmu yang bermanfaat
·         Doa anak yang sholeh

2.   Perhatikan sholat anak-anaknya
3.   Perhatikan ahlak dan sikap anak-anaknya terhadap keluarganya, agar berahlak mulia dan berbakti kepada orangtuanya.
4. Perhatikan pergaulan dan muamalah anak-anaknya, siapa temannya, sahabatnya, dengan siapa dia bergaul.
5.   Selalu mendoakan anak-anaknya dan istrinya di waktu yang mustajab, sikap yang tawakal dirangkai dengan doa :
Surat 25 Al Furqan Ayat 74 : Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”