Biasanya kalau saya sedang pergi ke Bandung selalu ditemanin Egha mutar muter, belanja lah, makan lah, pokoknya membunuh waktu. Jumat lalu ketika saya kembali ke Bandung, dia baru saja pergi menginap dihotel daerah Cigadung bersama anak-anaknya. Anehnya Egha malah ngajak ketemuan dan saya disuruh menyusul ke hotel tsb agar bisa makan bareng karena makanan disana enak.
Labels
- Kuliner Jakarta (224)
- Dakwah (99)
- Kuliner Bandung (53)
- Kuliner Tangerang (53)
- Pengalaman (37)
- yukmakan (20)
- Artikel (17)
- Detik Food (17)
- Kuliner Jateng (15)
- Kuliner Bogor (14)
- Kuliner Jabar (13)
- FOTO-FOTO (11)
- Hotel (6)
- Resep (6)
- Kuliner Cirebon (5)
- Kuliner Jatim (4)
- Kuliner Kalimantan Selatan (4)
- Kuliner Lampung (4)
- Prakarya (4)
- Kuliner Bali (3)
- Kuliner Medan (3)
- Jualan (2)
- Kuliner Thailand (2)
- Kuliner Malaysia (1)
- Kuliner Singapore (1)
- Kuliner Sulawesi (1)
- Novel (1)
Tuesday, April 28, 2015
Mencicipi Bumi Bandhawa hotel (***)
Tuesday, April 21, 2015
Dessert kekinian di Balista sushi dan tea (*)
Ketika
saya ke Bandung pada hari Jumat lalu, saya bikin kejutan buat temen saya Ira,
tiba-tiba saya jemput dia pas pulang kantor. Setelah itu saya culik dia ke
Jonas Photo di Jl. Banda no 38 karena saya pengen beli foto album. Kebetulan
banget, Ira lagi ngidam makan lomie yang ada disebelah Jonas, yang merupakan cabang
lomie Jl. Imam Bonjol. Gayungpun bersambut, habis Magrib kami langsung
berangkat ke Jl. Banda.
Persiapan & perlengkapan berangkat Haji
Umat
muslim sedunia yang akan berangkat Haji pada tahun ini sudah mulai
bersiap-siap, termasuk teman saya ibu Juju dari geng Kepompong. Sebagai teman
yang sudah pernah menunaikan ibadah Haji, saya mau membagi pengalaman saya sebagai
peserta Haji Khusus, sebagai bahan persiapan dan perlengkapan apa saja yang
harus dibawa ke tanah suci.
Silahkan dibaca listnya :
Thursday, April 16, 2015
Tanda tanya pada soto Pak Sholeh
Dalam
rangka UGM Agro Expo 2015, kami pergi lagi ke Jogja dan menginap semalam. Siang
hari setelah selesai acara dikampus, kami hendak makan siang. Suami saya sampai
bertanya “boleh ngga makan soto pak Sholeh, aku kangen” Halah lebay banget sih,
ya tentu boleh lah. Dulu kami pernah juga makan disini, tapi saya tidak ingat
setitik pun bagaimana rasa soto pak Sholeh ini, artinya kunjungan yang dulu itu
tidak menimbulkan kesan dihati saya. Jadi kami pun pergi ke Jl. Wiratama No 84
Tegalrejo.
Keistimewaan steak ndeso di Dapur Desa (**)
Kami
pergi ke Surabaya hanya sehari semalam dalam rangka undangan pernikahan pada malam
minggu. Mau wisata kuliner ke tempat yang jauh nanti habis waktu dan tenaga. Oleh
karena itu setelah pesawat mendarat disiang hari, kami bertanya kepada supir
taxi yang membawa kami, makan siang dimana yang enak dan terkenal. Sang sopir
menyarankan makan di Dapur Desa. Karena terdesak oleh waktu dan rasa lapar,
maka kamipun setuju untuk makan disana.
Tuesday, April 07, 2015
Menikmati Burger & Ricebowl rasa umami di Umabo (***)
Dikala
senggang kami suka mutar muter mencari kuliner yang belum pernah kami coba.
Kali ini sasaran kami adalah sebuah tempat makan di Jl. Wijaya yang menyajikan
masakan fast food bernama Umabo. Tak sulit mencari restoran ini karena
terpampang jelas sebuah billboard putih dengan tulisan UMA-BO, Burger &
Ricebowl, dipinggir Jl. Wijaya I no. 22, Kebayoran baru, Jakarta Selatan.
Sunday, April 05, 2015
Grand opening Bakwan Malang "Barokah" di Grand Galaxy City Bekasi (***)
Sepupu
suami saya menyewa sebuah rumah di Jl. Pulo Sirih Barat Raya blok FE no. 307,
Grand Galaxy City, Bekasi, untuk dijadikan rumah makan Bakso Bakwan Malang
Barokah. RM Bakwan Malang ini baru buka per tg 18 Maret 2015. Kami sekeluarga
pun diundang untuk mencoba makan disana dalam rangka promosi.
Makan enak dengan porsi super di Kedai Kemang (***)
Friday, April 03, 2015
Kuliner Jogja dalam 2 hari
Sehubungan
dengan tugas suami ke Jogja, saya diajak turut serta untuk menemani beliau,
dengan catatan saya harus jalan-jalan sendiri kalau beliau sibuk. Oke deh saya
sih manut saja, karena saya tidak mau melewatkan wisata kuliner Jogja yang
belum saya coba. Nah ini dia liputannya :
JUMAT
Hari
pertama kami “pulang ke kota mu...”, setelah sholat Jumat kami panggil taxi
menuju daerah Timoho. Suami saya bilang, dia pernah makan didaerah Timoho,
enak, bersama teman-temannya. Oke deh, kami pun menuju Jl. Ipda Tut Harsono no.
58, Timoho. Sampai disana kami masuk ke sebuah resto bernama Baleayu. Tempatnya
luas, pertama kita masuk pintu gerbangnya dahulu, lalu parkir, lalu kami
melewati bangunan dapurnya sebelum menuju ke ruang makan yang merupakan
bangunan pendopo yaitu ruangan luas tanpa sekat, tanpa dinding, hanya ada tiang-tiang,
dengan atap khas Jawa.
Subscribe to:
Posts (Atom)