Long
weekend Natal tahun ini kami terseret arus euforia liburan, bukan karena
disengaja, tapi karena suami saya tidak kebagian tiket pesawat ke Semarang,
sehingga terpaksa perjalanan ditempuh dengan memakai mobil, dan saya turut
serta menemaninya. Perjalanan 5 hari ini menyisakan pengalaman kuliner seru
tentunya.
SABTU, hari ke 2
Kami
berangkat dari rumah hari Jumat pk. 17, makan tengah malam di Pringsewu Tegal,
agak menderita karena saya ingin minum teh panas tapi mereka tidak menjualnya. Melewati
jalur pantura, arus kendaraan padat hampir tidak bergerak, maka sampailah kami di
Semarang pk. 8 pagi.
Warung Makan Sederhana (**)
Kami
disediakan hotel untuk semalam di Grand Candi Jl. Sisingamangaraja no. 16, Kaliwiru,
Candisari. Diseberang hotel ada sebuah tempat makan bernama Warung Makan
Sederhana Jl. Sisingamangaraja no. 202, kelihatannya laris oleh pengunjung, kami
pun segera merapat kesana untuk sarapan pagi.
Masuk
ke dalam warung makan ini, tempat makan mengikuti konsep warteg dengan suasana yang
nyaman, bersih dan tidak sempit. Aneka lauk berjajar rapih didalam rak kaca. Daftar
menu ditempel didinding, isinya cukup bervariasi. Tapi karena kami berniat
sarapan makanan panas dan berkuah, hanya ada 1 menu soto yaitu soto daging, maka
kami segera memesannya.
Melihat
tempe goreng tepung yang baru keluar dari wajan, kami segera mengambilnya,
serta tambahan kerupuk dan rempeyek agar makan lebih semarak. Soto daging disajikan
bercampur nasi, kuahnya bening, isinya soun dan potongan daging sapi, rasanya
sederhana tapi mampu menyegarkan tubuh yang penat.
Warung
makan ini menyediakan aneka masakan seperti nasi rames dengan pilihan lauk ikan,
ayam goreng / bakar, koyor, kikil, sayur mangut, sayur lodeh kluwih, sayur
lodeh terong, rawon, trancam, blanak, cumi, nasi pecel dan masih banyak lagi. Menu
masakan rumahan bervariasi, dengan harga terjangkau, menjadikan rumah makan ini
menarik minat pengunjung dari berbagai kalangan.