Saturday, November 14, 2009

ULASAN KULINER : RASA BAKERY & CAFE (**)


Jl. Tamblong No. 15, Bandung, Phone : 022 – 420 5530

Wednesday, November 11, 2009

THAI ORIGINAL BBQ & RESTAURANT (*)














Pacific Place Jl. Jend Sudirman kav 52-53 lt. 5 no 53 Telpon 021 5797 3253

ULASAN KULINER : EASTERN KOPITIAM (**)

Ada kawasan tempat makan sekaligus tempat rekreasi baru di daerah Alam Sutera BSD, namanya Flavor Bliss, letaknya persis diseberang RS Omni Internasional. Kawasan ini cukup ramai karena bergabung dengan rekreasi keluarga, ada tempat permainan untuk anak & juga ada stand-stand yang menggelar barang dagangannya. Nah para tenant yang bergabung disini adalah Hoka-hoka bento, Bandar Jakarta cabang Ancol, Total Buah Segar, Toko kue Harvest, Radja Ketjil nya Tika Pangabean, Pisa café dan yang terakhir yang mau kubahas adalah Eastern Kopitiam.
Waktu itu aku berkunjung hari minggu pk 5 sore, pas sedang penuh-penuhnya karena banyak pengunjung yang membawa keluarganya terutama anak-anak. Maka sajian yang cocok untuk perut jam 5 sore adalah menu dim sum. Dan kebetulan sekali ada restoran Eastern Kopitiam yang menyajikan menu dim sum. Tapi alangkah penuhnya restoran ini, sehingga kami hanya mendapat tempat disebuah meja bundar dengan 2 kursi diteras depan.
Pelayannya pun tampak (sangat) sibuk, sehingga berkesan kurang menyenangkan dalam melayani. Dengan susah payah kami berhasil mendapatkan list menu. Rupanya menu disini sangat beragam yaitu sajian aneka roti bakar, aneka dim sum, aneka mi, kwetiaw & bihun, aneka nasi hainam & nasi goreng, aneka panggangan yaitu ayam & bebek panggang, minumannya pun beragam dari aneka kopi & teh, jus, dll.
Saya langsung memesan dim sum lumpia udang kulit tahu & siomay, suami saya memesan mi ayam dengan minuman teh tarik. Nah ini dia harus sabar menanti pesanan yang datang. Yang pertama mi ayam datang terlebih dahulu. Penampilannya tidak istimewa yaitu mi keriting dengan cincangan ayam dengan sayuran sawi hijau, tapi rasanya lumayan enak & terasa bumbunya, gurih. Porsinya sih tidak terlalu banyak untuk ukuran makan siang. Tapi bisa diulangi lagi lah. Lalu setelah agak lama datanglah si lumpia yang berisi 3 potong. Ketika dimakan sih enak, udangnya cukup banyak & terasa bumbunya. Ukurannya sedang & cukup, dan bisa diulangi juga.
Kemudian siomaynya kok lama sekali sih ? Aku mau sholat Magrib nih. Akhirnya karena kesal, aku masuk kedalam menemui sang pelayan pria yang tadi menulis pesanan kami. Ku bilang saja, “saya mau bayar tapi siomay nya tidak datang, jadi batalin aja ya”. Ah dia jadi ngak enak & langsung mencoret pesanan siomay ku untuk dibawa kehadapan kasir. Jadi tagihannya adalah mi ayam Rp 16.000, Lumpia Rp 13.800, teh tarik Rp 9.000 sehingga total after tax adalah Rp 42.680. Tidak menguras kantong sih. Hmm sebenarnya lain kali pengen juga balik kesini lagi, tapi kalau penuh lagi seperti ini, mending gak usah deh.
Btw waktu ku tulis review ini (malam), udah keduluan direview & diposting tadi siang sama mba Devita Sari Detikfood.com, so review ku jadi ngak bisa dikirim ke Detikfood deh. Buat yang mau coba nih : Eastern Kopitiam “The Flavor Bliss” Alam Sutera depan RS Omni Hospital, telpon 021 5314 0358.

Sunday, November 08, 2009

ULASAN KULINER : RESTAURANT PEKO-PEKO SPESIALIS IGA (**)








Gara-gara temenku pengen makan iga, membuatku berpikir keras, dimana ya restoran iga yang enak deket rumah. Karena saya jarang sekali makan iga, kalau pengen pun selalu minta dimasakin Mamah, lagipula aku kan sangat mengurangi konsumsi daging merah. Untunglah tidak lama aku teringat ada sebuah restoran yang baru berdiri terletak di jalan KH Ahmad Dahlan, tepatnya diperempatan jalan KH Ahmad Dahlan, Radio Dalam & Gandaria, yang memasang sebuah spanduk bertuliskan “Peko-peko, spesialis iga”, sehingga perjalanan kami berempat, dalam rangka arisan, yang semula menuju Plaza Senayan, langsung berbelok menuju si resto iga untuk makan siang, walaupun dalam hati saya berdoa, semoga ada menu lain selain daging.
Memasuki ruang restoran yang cukup luas & terang karena berdinding kaca, meja kursi & interiornya adalah perpaduan kayu minimalis, serta dinding belakangnya banyak dihiasi oleh foto-foto menu hidangan yang tampak menggiurkan, sehingga ketika pelayan mendekati kami & memberikan daftar menunya, kami malah banyak bertanya mengenai foto-foto menu hidangan tsb.
Kamipun bertanya, apa sih menu spesialis disini ? Yaitu iga peko-peko adalah iga sapi yang digoreng tepung lalu ditaburi bumbu yang berisi irisan cabe rawit & bawang. Hmm kedengerannya menggiurkan. Tapi teman ku yang ngidam itu malah memesan 2 menu iga sekaligus yaitu iga penyet & gulai iga karena tertarik dengan foto menu di dinding.
Nah tinggal kami bertiga yang kebingungan karena tidak mau makan iga. Untunglah didalam list menu terdapat banyak jenis masakan lain yaitu ada ayam goreng biasa, goreng peko-peko, dibakar & dipenyet. Begitupula dengan gurame, ada yang digoreng, dibakar & ala peko-peko. Ada nasi goreng & mi goreng iga peko-peko, aneka tahu tempe goreng biasa atau ala peko-peko, bahkan ada tahu isi iga. Unik ya. Sayurnya ada cah kangkung, sawi, jagung muda & salad. Sedangkan masakan iga nya itu sendiri pilihannya adalah iga peko-peko, bakar, goreng kecap, penyet, sop iga, gulai iga & rawon iga.
Akhirnya saya memilih masakan ayam goreng peko-peko, kedua temenku lainnya memilih ayam bakar & ayam penyet. Lalu kami tertarik pada sebuah minuman yaitu es buah peko-peko yang gambarnya kelihatannya aah menyegarkan.
Tak begitu lama pesanan kami pun datang, wah kelihatannya enak nih. Ayam peko-peko pesenanku disajikan diatas piring putih, ayam paha (bisa pilih paha atau dada) yang digoreng tepung tipis, diatasnya ditaburi saus yang berwarna agak kecoklatan, tapi tidak begitu basah & tidak begitu kering, yang berisi irisan cabe rawit merah & hijau serta bawang, lalu diberi hiasan daun selada & ketimun. Ketika dimakan hmm rasanya pedas, gurih, manis & sedikit asam, pokoknya enak & unik, ayamnya pun empuk tapi tidak hancur.
Lalu kulihat ayam penyetnya, disajikan diatas piring tembikar, ayam goreng ditaruh diatas sambal terasi, diberi sesendok bawang putih goreng cincang, serta diberi hiasan daun selada & ketimun. Ketika kutanya temenku, dia malah mengacungkan jempolnya. Kalau penampilan ayam bakar, disajikan diatas piring putih, berwarna kecoklatan karena kecap, juga dihiasi daun selada & ketimun. Sempat kucuil sedikit dagingnya, hmm ini juga enak, bumbu kecapnya sangat meresap ke ayam, tapi manisnya pas. Nyam.
Tak lupa kucicipi pula masakan iganya. Iga penyet yaitu 3 potong iga yang digoreng & ditaruh diatas sambal terasi, disajikan diatas piring tembikar, diberi bawang putih goreng cincang serta daun selada & ketimun, sama persis dengan penampilan si ayam. Pas dimakan, wah empuk nian ya, dikunyah tanpa perjuangan, bumbunya meresap tapi tidak hancur. Mantap.
Lalu gulai iga disajikan dalam mangkok putih, kuahnya banyak sehingga seluruh iga terbenam. Kucicipi sesendok kuahnya, wow enak nian nih, kuah gulai yang berwarna kemerahan, sangat pas bumbunya. Top deh. Segera kuminta mangkok kecil kepada pelayan, kuisi dengan sedikit iga & setengah mangkok kuah gulai, sebagai penggiring makan nasiku. Dagingnya itu loh empuk tapi gak hancur. Kami semua makan dengan lahap, tapi gulai iganya itu banyak banget dagingnya, gak abis-abis, sampe kekenyangan, padahal udah dimakan berempat, dan semua berkomentar “kuahnya enak ya”.
Untuk mengusir rasa pedas, untung kami sudah memesan es buah peko-peko, yaitu es buah yang berisi irisan strawberry, mangga kweni & melon dalam campuran kuah santan & susu, lalu diberi es batu. Sungguh perpaduan yang pas, asamnya strawberry bercampur dengan manisnya mangga, melon & kuah susu santan. Pas segarnya, hilang pedasnya.
Sajian dimeja sudah bersih kami santap, kini tinggal urusan pembayaran. Rupanya harga disini sangat rasional loh yaitu masakan iga @ Rp 28.000, ayam @ Rp 13.500, es buah Rp 15.000, sehingga total kami membayar Rp 153.450, sudah termasuk nasi, teh & tax. Kami semua setuju bahwa makan disini enak, nyaman & ramah dikantong, sehingga berniat kembali untuk membawa keluarganya masing-masing. Aku sendiri bertekad apabila kembali kesini harus makan iga peko-peko karena ayamnya aja enak apalagi iganya. Nah ini dia alamatnya : Jl. KH Ahmad Dahlan no 40 Jakarta Selatan, telpon 021 7222 430, bisa pesan & delivery, buka pk. 11 – 23. Selamat mencoba.

Friday, October 30, 2009

6 Penulis Favorit Gw

1. Bondan Winarno - http://travel.kompas.com/jalansutra : Penulis kolom JalanSutra di Kompas, yang terkenal dengan ungkapannya yaitu "Pokoe maknyus!" dalam program acara wisata kuliner di TransTV.

Kenapa gw nge fans : karena tulisannya mengenai deskripsi kuliner sangat detail & cerdas, jadi semua makanan itu dibahas dari sejarahnya, resepnya, bahannya, cara membuatnya, review rasanya, latar belakangnya, dll.

My comment : Gue pengen kaya dia.

2. Samuel Mulia - http://megapolitan.kompas.com/urbanlife : Penulis kolom urban lifestyle alias pemerhati & penulis gaya hidup di kompas.

Kenapa gw nge fans : karena tulisan nya kena banget sama kelakuan kita, menyindir kita, sehingga membuat kita harus instropeksi diri & mengaca.

My comment : Kadang-kadang gue tertawa karena merasa tersindir.

3. Agus Syafii - http://agussyafii.blogspot.com/ : Penulis blog tentang kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan Al Quran & hadist.

Kenapa gw nge fans : Tulisannya menarik tapi tidak menggurui, membuat hati kita menjadi teduh, bagus buat instropeksi diri agar kelakuan kita kembali sesuai dengan Al Quran & hadist.

My comment : Gaya tulisannya seperti Chicken Soup, inspiration story.

4. Bayu Gawtama - http://gawtama.blogspot.com/: Penulis blog dimana gaya penulisan yang sama dengan Agus Syafii, malah tulisan Bayu sudah ada terlebih dahulu, bahkan sudah diterbitkan kedalam sebuah buku tapi sayang sekarang dia sudah sibuk dengan program ACT nya (Aksi Cepat Tanggap).

My comment : Gue udah beli bukunya, bagus juga buat kado.

5. Carrie Bradshaw : Tokoh fiksi dalam film “Sex in the city” yang diperankan oleh Sarah Jessica Parker, dimana tokoh ini adalah penulis kolom “Sex in the city” di sebuah koran di NY, yaitu kolom mengenai gaya hidup & hubungan antar sahabat & kekasihnya.

Kenapa gw nge fans : Jelas kita bukan penganut gaya hidup sex bebas, tapi jalan cerita film yang berasal dari tulisan kolom nya mengenai hubungan antar sahabat & kekasih sangat pas & kena banget, suka bikin nangis.

My comment : I love this film.

6. Miss Jingjing alias Amelia Masniari - http://belanja-sampai-mati.blogspot.com : adalah new indonesian shopaholic icon.

Kenapa gw nge fans : Gue bukan shopaholic, tapi tulisannya mengenai barang yang dia beli sangat detail & menarik serta seleranya oke banget.

My comment : Gue jadi tau kehidupan “the highs”.

Wednesday, October 28, 2009

ULASAN KULINER : KOPITIAM OEY (**)



Gara-gara kami ke tempat cuci cetak foto di jalan H Agus Salim Sabang dan disuruh menunggu selama setengah jam, maka kami memutuskan untuk menunggu di sebuah kedai kopi diseberang jalan. Papan nama yang terpasang diatas adalah Kopitiam Oey, makanya kami menyimpulkan ini sebuah kedai kopi. Tapi saya ngak niat minum kopi karena kopi membuat saya sakit maag & tidak bisa tidur, niatnya malah pengen makan makanan kecil.
Memasuki kedai yang dari depan tampak unik & jadoel, dan dijendela kacanya itu loh ada gambar suhu kuliner idolaku karena pengetahuan kuliner yang dia miliki yaitu bapak “Bondan Winarno” lagi pake pakaian & topi berkuncir gaya pemain film silat cina. Diruangan yang rupanya kecil saja, suasana peranakan (perpaduan melayu cina jadoel) sangat terasa, apalagi dengan interior pendukung yaitu meja marmer & kursi kayu, lampu didalam sangkar burung dengan kain merah, lukisan noni telanjang (tapi gak porno loh), iklan-iklan jadoel, kain batik, serta foto-foto menu yang disajikan disini. Dapurnya berada dibagian belakang ruangan yang keberadaannya dibatasi oleh sebuah rak besar yang berisi tumpukan peralatan makan, gelas-gelas yang digantung, dispenser kopi, bersanding dengan kaleng-kaleng dan kotak-kotak kayu bertumpuk kaya digudang, tapi kalau menurutku sih pengaturan ini pasti disengaja, sehingga menimbulkan suasana unik & jadoel itu.
Ketika disodori buku menu yang bersampul kembang-kembang kecil, menu didalamnya terbagi menjadi 5 bagian yaitu menu sarapan, santap siang, kudapan, santap malam & minuman. Kemudian mas nya berkata “sekarang menu yang tersedia adalah menu makan pagi, malam & kudapan” karena memang aku berkunjung pas sore hari, sudah lewat jam makan siang. Setelah menekuni buku menu, aku memilih Panini alias roti bakar Italia isi roast beef & keju mozzarella. Suami ku memilih makanan lokal roti bakar corned telor. Minuman kami cukup teh saja.
Sambil menunggu pesanan, aku melihat pemandangan kesibukan para koki, ada yang sedang menggoreng, ada yang sedang bakar roti, ada yang khusus bikin minuman & ada yang bolak balik mengantar pesanan. Akhirnya tibalah pesanan kami. Panini adalah roti berbentuk lonjong panjang dengan permukaan licin & tidak berserat, tebal & ketika diketuk kelihatannya keras, yang dibakar dan berisi 3 lembar smoked beef yang digulung, ada lelehan keju mozzarella dipinggir roti, serta ada tumisan bawang Bombay didalamnya. Ketika kupotong dengan pisau, kres kres wah kelihatannya renyah & empuk nih, pas dimakan, heem rasa asin & gurih nya keju sangat dominan, segera ku ambil saus tomat sebagai cocolan roti, nah sekarang rasa asam tomat berpadu dengan rasa asin keju menjadi sangat pas, apalagi rotinya memang empuk & renyah, lezat deh. Setelah menghabiskan setengah Panini, perhatianku mulai teralih ke roti bakar corned telor. Kupotong sebagian roti lalu ku suap, heem ini juga enak, roti tawar nya tebal & empuk, kornednya banyak & berisi telor mata sapi ditengahnya. Minuman ku teh bunga chamomile merk dilmah, minuman suami es teh manis biasa. Tapi ku ngak sanggup menghabiskan Panini nya, sehingga minta dibungkus.
Setelah menghabiskan makanan, kami tidak berleha-leha dahulu seperti pengunjung lain yang asik mengobrol bahkan ada yang asik didepan laptopnya, karena memang disediakan free wifi. Kami segera meminta billingnya, yaitu roti bakar itali Rp 26.000, roti bakar lokal Rp 14.00 (eem jauh ya bedanya), teh dilmah Rp 8.000 & teh biasa Rp 7.000, plus pajak total menjadi Rp 60.500, ngak terlalu mahal kan.
Btw sebagai catatan saja, aku sempat masuk ke toilet nya dan buat ku yang kurus ini aja, sempit, apalagi buat orang yang gemuk, pasti gak bisa gerak deh. Waduh tolong agak diperluas sedikit deh Pak Bondan. Mari segera koenjoengi Kopitiam Oey, djalan Haji Agoes Salim no 18 (Sabang) Jakarta Poesat 10340, Telpon : 021-3924475, Jam boeka: 07.00 - 21.00, email : info@kopitiamoey.com

Hangat Lezat Hidangan 'Hot Pot' (***)














Kania Kurniasari – detikFood
http://food.detik.com/read/2009/12/03/145700/1253496/287/hangat-lezat-hidangan-hot-pot
Jakarta - Nama: Kania kurniasari
Email: kania.kurniasari[at]id.ey.com

Udara dingin akhir-akhir ini enaknya memang menikmati yang hangat-hangat. Jika bosan dengan soto, nah menu hot pot yang berisi aneka sayuran, daging, sampai seafood ini bisa jadi pilihan. Selain gizinya komplet pastinya bisa menghangatkan dan mengenyangkan perut!

Udara malam yang dingin membuat saya yang sudah merasa tidak enak badan, meriang, dan hidung tersumbat ini semakin menggigil. Sehingga malam Minggu membuat saya berpikir untuk menikmati makanan yang bisa membuat badan terasa lebih hangat dan segar.

"Oh iya, aku baru ingat pernah diajak makan oleh Bos di daerah Sabang. Makanannya enak deh mirip shabu-shabu dimana kita tinggal memasukkan aneka sayuran ke dalam kuah panas. Enak deh, aku sampe keringetan makannya," ujar suamiku tiba-tiba. Wah saya yang mendengarnya makin penasaran. Maka di malam minggu yang sedikit macet ini kami pun mengarahkan mobil ke daerah Sabang sebagai pusat wisata kuliner di Jakarta Pusat.

Restoran ini tepatnya berada di jalan H. Agus Salim. Di sepanjang jalan ini terdapat kemeriahan pengunjung yang ingin menikmati makanan warung tenda yang terdapat di sisi kanan kiri jalan. Hal tersebut pastinya mengakibatkan kemacetan tapi sekaligus menjadi pemandangan mengasikkan yang membuat kami semakin lapar mata.

Untungnya letak restoran yang kami tuju berada agak diujung jalan. Restoran ini dari luar tampak sederhana dan tidak tampak adanya keramaian. Yang membuat saya langsung terkejut ruangan restoran ternyata memanjang sampai ke belakang dan semuanya hampir penuh terisi. Hanya tersisa 1-2 meja saja yang salah satunya kami tempati kemudian.

Pelayan sibuk berlalu lalang, walapun begitu tak lama kami langsung didekati seorang pelayan. Ia pun mengajak kami ke belakang ruangan menuju rak pendingin. Rupanya di rak tersebut terdapat piring-piring plastik hijau berisi aneka sayuran, aneka baso, mi udon, aneka pangsit, tahu, kembang tahu, jamur, aneka olahan seafood, dll.

Ramainya pengunjung yang memilih aneka bahan makanan membuat piring-piring yang baru ditaruh ke dalam rak oleh pelayan langsung habis. Yah, jadi harus adu cepat dengan sesama pengunjung. Pelayan yang mengantar berdiri dibelakang kami dengan membawa nampan yang segera kami isi dengan 3 piring sayuran, 1 pangsit, 1 jamur, 1 lumpia kembang tahu. Kami pun minta pelayan untuk menambah 1 piring daging (yaitu 4 lembar daging super tipis) dan 1 suikiaw karena tidak ada di rak.

Sekembalinya kami di meja sudah tersedia 2 set piring kecil plus mangkok plus sendok serta sumpitnya. Lalu ada 2 mangkok kecil sambal cabe merah cair dan panci untuk merebus yang bentuknya bulat tapi tengahnya menonjol tinggi dan bolong. Nah panci ini yang disebut Hot Pot, sehingga nama restoran ini adalah 'Hot pot garden'.

Panci ini segera dituangi air kaldu oleh pelayan. Sementara kami menunggu airnya mendidih, telah disediakan sepiring kecil camilan kacang mete berwarna coklat dan diselimuti bawang, rasanya manis, renyah, dan kriuk. Oh ya kami juga meminta 2 mangkok nasi serta 1 mangkok mi udon yang telah direbus secara terpisah.

Ketika air mendidih, kami mulai memasukkan aneka bahan pilihan kami. Tak perlu menunggu lama semua rebusan segera matang dan segera kami taruh ke dalam mangkuk masing-masing. Baik pangsit, lumpia dan suikiaw sendiri masing-masing berisi 6 buah.

Perlahan saya sendok sepotong suikiaw, ditiup pelan dan diseruput kuahnya yang masih panas mengepul hmm... betapa enak dan gurihnya kuah kaldu ini rasanya persis kuah sop. Pantesan saya tadi sempat bertanya-tanya kok hanya diberi sambal? Biasanya kalau shabu-shabu disajikan bersama aneka saus. Jadi tanpa perlu tambahan bumbu apapun (kecuali sambal tentunya) rasanya sudah enak.

Begitu pula dengan sayurannya terasa segar, aneka olahan pangsit, lumpia dan suikiaw juga enak karena berisi adonan campuran udang, seafood dan sayuran. Badan pun mulai terasa hangat dan segar. Wah benar nih kalo makan disini disiang hari pasti keringetan, walaupun telah diredam oleh 5 pasang AC yang dipasang berderet.

Masakan ini menurutku enggak beda dengan shabu-shabu yaitu makanan khas Jepang yang berupa irisan tipis daging sapi yang dicelup ke dalam panci khusus berisi kaldu. Sedangkan Hot pot adalah nama panci yang tengahnya menonjol, tinggi dan bolong itu tadi. Jadi Hot Pot Garden adalah restoran yang khusus menyediakan bahan makanan yang direbus dalam panci hot pot, jadi tidak ada menu lain. Kalau shabu-shabu biasanya tidak memakai panci hot pot, melainkan panci bulat biasa.

Harganya cukup ramah kok, paling murah adalah sayuran Rp 7.000 dan paling mahal adalah daging, suikiaw, pangsit dan lumpia @ Rp 15.000. Sedangkan jamur Rp 8.000, udon Rp 9.000 dan jus kedondong Rp 10.000. Tetapi kalau makannya banyak ya jatuhnya lumayan juga, buktinya total tagihan untuk makanan kami Rp 140.800. Oh ya, setelah diteliti di bon rupanya ada tagihan kacang mete Rp 7.000 ternyata snacknya tidak gratis. Nah buat yang mau mencoba menu Hot Pot ini silahkan saja langsung meluncur ke Sabang. Selamat mencoba ya!

Hot Pot Garden Seafood Restaurant
Jl. H. Agus Salim No. 20 (Sabang)
Jakarta Pusat
Telp: 021-3193 1318

Wednesday, October 21, 2009

Tuesday, October 20, 2009

Ketika Api Cinta Meredup

By: agussyafii - http://agussyafii.blogspot.com

Siang panas terik saya menerima sms teman mengajak ngopi bareng di Citos. Bertemu teman-teman lama ngomongin banyak hal menjadi obat rindu. Perkembangan dunia politik sampai dunia pendidikan yang memprihatinkan juga menjadi bagian perbincangan yang menarik buat kami. Topik pembicaraan menjadi serius ketika salah seorang teman sempat bertanya, 'sebelum menikah, dipelupuk mata saya, wajah yang tercantik adalah istri saya, kenapa tiba-tiba sekarang berubah ya mas?' Mendengar apa yang dikatakannya tanpa sabar kami tertawa. 'Wah, yang berubah istrimu atau dirimu..Bud,' Jawab saya.

Andi, diantara kami bertiga, dialah yang paling muda. Wajahnya bersih, berkacamata berkata jujur kepada kami. 'Mas, entah kenapa saya suka berjalan bareng dengan teman perempuan sekantor. Hanya teman untuk curhat mas. Sejak istriku melahirkan, kami jarang berjalan berdua bahkan ngobrol bareng.' tuturnya. Saya katakan padanya, hal itu tidak boleh diteruskan, sekalipun itu hanya ngobrol bareng. Bila cinta keluarga meredup harus dicarikan solusinya.

Meredupnya api cinta didalam diri kita berarti 'warning' yang harus disikapi secara serius. Tanda-tanda keterakan biduk rumah tangga tidaklah boleh dibiarkan. Menjaga api asmara untuk keluarga yang kita sayangi memanglah tidak mudah namun juga bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Paling tidak ada tiga hal yang harus dijaga, pertama, gairah. Kedua, keharmonisan. dan ketiga, komitmen. Upaya mempertahankan ketiga hal ini menjadi penting dan juga kemampuan untuk menjaga dan merawatnya.

Pertama, Di dalam keluarga membiasakan diri untuk sholat berjamaah. Ada satu hadis Nabi yang menyebutkan bahwa Alloh merahmati istri yang membangunkan suaminya untuk sholat malam. Jika tidak mau maka istrinya memercikkan air diwajah suaminya hingga terbangun. Bahkan kebiasaan Baginda Nabi Muhamad SAW mengajak keluarganya untuk melaksanakan sholat malam. Makna dari ibadah sholat malam berjamaah adalah mencairkan kondisi di dalam keluarga. Seusai sholat alangkah indahnya suami meminta maaf kepada istri tercintanya. atau sebaliknya. Disaat meminta maaf, ungkapkan dengan setulus hati apa yang telah membuat anda kecewa terhadap pasangan hidup anda dan diakhiri dengan berdoa memohon petunjuk Alloh SWT.

Kedua, Ekspresikan perasaan kita dalam ucapan maupun tindakan. Ada seorang sahabat Nabi begitu mencintai istrinya. Baginda Nabi memerintahkan untuk menyatakan secara lisan kepada pasangan hidupnya (HR. Daud & Tirmidzi), dan menurut riwayatnya, Nabi juga terbiasa dengan istrinya dengan mengucapkan 'aku cinta padamu.' didalam kesehariannya atau memanggil panggilan kesayangan. Panggilan kesayangan akan membuat emosi terjaga. Rasulullah menyapa orang-orang yang disayanginya dengan panggilan sayang. 'Seperti memanggil Aisyah dengan sebutan Humairah (kemerahan).

Ketiga, Bertutur lembut. Suara mengekspresikan perasaan. Bila memang maksudnya baik terlontar dengan nada lembut akan mudah dicerna sebagai wujud kasih sayang. Interaksi yang positif didalam keluarga mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi resiko penyakit jantung maupun kolesterol dengan menjaga hormon stress tetap rendah. Kata-kata yang lembut dan perasaan hangat dapat menjaga pernikahan agar tetap sehat. Dalam sebuah riset kesehatan dampak tutur kata mempengaruhi cortisol pada pasangan suami istri. tetapi perempuan sangat sensitif dengan kata-kata negatif. Cortisol adalah hormon berkaitan dengan stress. Kadar Hormon akan meningkat bila stress terjadi maka bertutur kata yang lembut akan mempererat tali cinta dalam keluarga.

Keempat, bagian yang juga tak kalah pentingnya yaitu perbanyaklah sholat malam dan berdoa. hanya Allohlah yang memberkahi sebuah keluarga dengan sakinah, mawaddah, warahmah di dalam diri kita. Oleh sebab itu untuk melanggengkan cinta, tentram dan rahmah di dalam rumah tangga kita adalah dengan sholat dan memohon kepadaNya. Bacalah doa yang diajarkan oleh Baginda Nabi Muhamad SAW setiap selesai sholat fardhu,

'Robbana hablana min azwajina wa durriyatina qurrota a'yun wa jangalna lil muttaqinaa imaman' (Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kami pasangan hidup dan keturunan yang menyenangkan hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin orang-orang yang bertaqwa).

Dan yang terakhir, ada satu doa yang dipanjatkan mudah2an anda masih ingat ketika waktu menjadi pengantin baru. Semoga doa ini menjadikan keberkahan buat keluarga kita semua yang membaca doa ini, amin.

'Ya Alloh, berkahilah kedua mempelai ini. Satukan mereka berdua dalam kebaikan dunia akherat. Jadikan kehidupan mereka berdua baik dan bahagia. kehidupan penuh kasih sayang. Kehidupan Mawaddah wa Rahmah. Kehidupan yang tenang dan sejahtera. kehidupan yang penuh nikmat dan sejahtera. Ya Alloh, jadikanlah mereka berdua termasuk hamba-hambaMua yang mukmin, sholeh, muttaqin, yang berguna bagi Umat Islam dan Kaum Muslimin. Ya Alloh, curahkanlah rahmatMu untuk Baginda Nabi Muhamad SAW, keluarganya dan para sahabatnya. Amin Ya Robbal Alamin.

Monday, October 19, 2009

MENYINDIR

MENYINDIR ADALAH PERTOLONGAN BUKAN PENGHINAAN (SAMUEL MULIA - KOMPAS)