Label

Jumat, Oktober 30, 2009

6 Penulis Favorit Gw

1. Bondan Winarno - http://travel.kompas.com/jalansutra : Penulis kolom JalanSutra di Kompas, yang terkenal dengan ungkapannya yaitu "Pokoe maknyus!" dalam program acara wisata kuliner di TransTV.

Kenapa gw nge fans : karena tulisannya mengenai deskripsi kuliner sangat detail & cerdas, jadi semua makanan itu dibahas dari sejarahnya, resepnya, bahannya, cara membuatnya, review rasanya, latar belakangnya, dll.

My comment : Gue pengen kaya dia.

2. Samuel Mulia - http://megapolitan.kompas.com/urbanlife : Penulis kolom urban lifestyle alias pemerhati & penulis gaya hidup di kompas.

Kenapa gw nge fans : karena tulisan nya kena banget sama kelakuan kita, menyindir kita, sehingga membuat kita harus instropeksi diri & mengaca.

My comment : Kadang-kadang gue tertawa karena merasa tersindir.

3. Agus Syafii - http://agussyafii.blogspot.com/ : Penulis blog tentang kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan Al Quran & hadist.

Kenapa gw nge fans : Tulisannya menarik tapi tidak menggurui, membuat hati kita menjadi teduh, bagus buat instropeksi diri agar kelakuan kita kembali sesuai dengan Al Quran & hadist.

My comment : Gaya tulisannya seperti Chicken Soup, inspiration story.

4. Bayu Gawtama - http://gawtama.blogspot.com/: Penulis blog dimana gaya penulisan yang sama dengan Agus Syafii, malah tulisan Bayu sudah ada terlebih dahulu, bahkan sudah diterbitkan kedalam sebuah buku tapi sayang sekarang dia sudah sibuk dengan program ACT nya (Aksi Cepat Tanggap).

My comment : Gue udah beli bukunya, bagus juga buat kado.

5. Carrie Bradshaw : Tokoh fiksi dalam film “Sex in the city” yang diperankan oleh Sarah Jessica Parker, dimana tokoh ini adalah penulis kolom “Sex in the city” di sebuah koran di NY, yaitu kolom mengenai gaya hidup & hubungan antar sahabat & kekasihnya.

Kenapa gw nge fans : Jelas kita bukan penganut gaya hidup sex bebas, tapi jalan cerita film yang berasal dari tulisan kolom nya mengenai hubungan antar sahabat & kekasih sangat pas & kena banget, suka bikin nangis.

My comment : I love this film.

6. Miss Jingjing alias Amelia Masniari - http://belanja-sampai-mati.blogspot.com : adalah new indonesian shopaholic icon.

Kenapa gw nge fans : Gue bukan shopaholic, tapi tulisannya mengenai barang yang dia beli sangat detail & menarik serta seleranya oke banget.

My comment : Gue jadi tau kehidupan “the highs”.

Rabu, Oktober 28, 2009

ULASAN KULINER : KOPITIAM OEY (**)



Gara-gara kami ke tempat cuci cetak foto di jalan H Agus Salim Sabang dan disuruh menunggu selama setengah jam, maka kami memutuskan untuk menunggu di sebuah kedai kopi diseberang jalan. Papan nama yang terpasang diatas adalah Kopitiam Oey, makanya kami menyimpulkan ini sebuah kedai kopi. Tapi saya ngak niat minum kopi karena kopi membuat saya sakit maag & tidak bisa tidur, niatnya malah pengen makan makanan kecil.
Memasuki kedai yang dari depan tampak unik & jadoel, dan dijendela kacanya itu loh ada gambar suhu kuliner idolaku karena pengetahuan kuliner yang dia miliki yaitu bapak “Bondan Winarno” lagi pake pakaian & topi berkuncir gaya pemain film silat cina. Diruangan yang rupanya kecil saja, suasana peranakan (perpaduan melayu cina jadoel) sangat terasa, apalagi dengan interior pendukung yaitu meja marmer & kursi kayu, lampu didalam sangkar burung dengan kain merah, lukisan noni telanjang (tapi gak porno loh), iklan-iklan jadoel, kain batik, serta foto-foto menu yang disajikan disini. Dapurnya berada dibagian belakang ruangan yang keberadaannya dibatasi oleh sebuah rak besar yang berisi tumpukan peralatan makan, gelas-gelas yang digantung, dispenser kopi, bersanding dengan kaleng-kaleng dan kotak-kotak kayu bertumpuk kaya digudang, tapi kalau menurutku sih pengaturan ini pasti disengaja, sehingga menimbulkan suasana unik & jadoel itu.
Ketika disodori buku menu yang bersampul kembang-kembang kecil, menu didalamnya terbagi menjadi 5 bagian yaitu menu sarapan, santap siang, kudapan, santap malam & minuman. Kemudian mas nya berkata “sekarang menu yang tersedia adalah menu makan pagi, malam & kudapan” karena memang aku berkunjung pas sore hari, sudah lewat jam makan siang. Setelah menekuni buku menu, aku memilih Panini alias roti bakar Italia isi roast beef & keju mozzarella. Suami ku memilih makanan lokal roti bakar corned telor. Minuman kami cukup teh saja.
Sambil menunggu pesanan, aku melihat pemandangan kesibukan para koki, ada yang sedang menggoreng, ada yang sedang bakar roti, ada yang khusus bikin minuman & ada yang bolak balik mengantar pesanan. Akhirnya tibalah pesanan kami. Panini adalah roti berbentuk lonjong panjang dengan permukaan licin & tidak berserat, tebal & ketika diketuk kelihatannya keras, yang dibakar dan berisi 3 lembar smoked beef yang digulung, ada lelehan keju mozzarella dipinggir roti, serta ada tumisan bawang Bombay didalamnya. Ketika kupotong dengan pisau, kres kres wah kelihatannya renyah & empuk nih, pas dimakan, heem rasa asin & gurih nya keju sangat dominan, segera ku ambil saus tomat sebagai cocolan roti, nah sekarang rasa asam tomat berpadu dengan rasa asin keju menjadi sangat pas, apalagi rotinya memang empuk & renyah, lezat deh. Setelah menghabiskan setengah Panini, perhatianku mulai teralih ke roti bakar corned telor. Kupotong sebagian roti lalu ku suap, heem ini juga enak, roti tawar nya tebal & empuk, kornednya banyak & berisi telor mata sapi ditengahnya. Minuman ku teh bunga chamomile merk dilmah, minuman suami es teh manis biasa. Tapi ku ngak sanggup menghabiskan Panini nya, sehingga minta dibungkus.
Setelah menghabiskan makanan, kami tidak berleha-leha dahulu seperti pengunjung lain yang asik mengobrol bahkan ada yang asik didepan laptopnya, karena memang disediakan free wifi. Kami segera meminta billingnya, yaitu roti bakar itali Rp 26.000, roti bakar lokal Rp 14.00 (eem jauh ya bedanya), teh dilmah Rp 8.000 & teh biasa Rp 7.000, plus pajak total menjadi Rp 60.500, ngak terlalu mahal kan.
Btw sebagai catatan saja, aku sempat masuk ke toilet nya dan buat ku yang kurus ini aja, sempit, apalagi buat orang yang gemuk, pasti gak bisa gerak deh. Waduh tolong agak diperluas sedikit deh Pak Bondan. Mari segera koenjoengi Kopitiam Oey, djalan Haji Agoes Salim no 18 (Sabang) Jakarta Poesat 10340, Telpon : 021-3924475, Jam boeka: 07.00 - 21.00, email : info@kopitiamoey.com

Hangat Lezat Hidangan 'Hot Pot' (***)














Kania Kurniasari – detikFood
http://food.detik.com/read/2009/12/03/145700/1253496/287/hangat-lezat-hidangan-hot-pot
Jakarta - Nama: Kania kurniasari
Email: kania.kurniasari[at]id.ey.com

Udara dingin akhir-akhir ini enaknya memang menikmati yang hangat-hangat. Jika bosan dengan soto, nah menu hot pot yang berisi aneka sayuran, daging, sampai seafood ini bisa jadi pilihan. Selain gizinya komplet pastinya bisa menghangatkan dan mengenyangkan perut!

Udara malam yang dingin membuat saya yang sudah merasa tidak enak badan, meriang, dan hidung tersumbat ini semakin menggigil. Sehingga malam Minggu membuat saya berpikir untuk menikmati makanan yang bisa membuat badan terasa lebih hangat dan segar.

"Oh iya, aku baru ingat pernah diajak makan oleh Bos di daerah Sabang. Makanannya enak deh mirip shabu-shabu dimana kita tinggal memasukkan aneka sayuran ke dalam kuah panas. Enak deh, aku sampe keringetan makannya," ujar suamiku tiba-tiba. Wah saya yang mendengarnya makin penasaran. Maka di malam minggu yang sedikit macet ini kami pun mengarahkan mobil ke daerah Sabang sebagai pusat wisata kuliner di Jakarta Pusat.

Restoran ini tepatnya berada di jalan H. Agus Salim. Di sepanjang jalan ini terdapat kemeriahan pengunjung yang ingin menikmati makanan warung tenda yang terdapat di sisi kanan kiri jalan. Hal tersebut pastinya mengakibatkan kemacetan tapi sekaligus menjadi pemandangan mengasikkan yang membuat kami semakin lapar mata.

Untungnya letak restoran yang kami tuju berada agak diujung jalan. Restoran ini dari luar tampak sederhana dan tidak tampak adanya keramaian. Yang membuat saya langsung terkejut ruangan restoran ternyata memanjang sampai ke belakang dan semuanya hampir penuh terisi. Hanya tersisa 1-2 meja saja yang salah satunya kami tempati kemudian.

Pelayan sibuk berlalu lalang, walapun begitu tak lama kami langsung didekati seorang pelayan. Ia pun mengajak kami ke belakang ruangan menuju rak pendingin. Rupanya di rak tersebut terdapat piring-piring plastik hijau berisi aneka sayuran, aneka baso, mi udon, aneka pangsit, tahu, kembang tahu, jamur, aneka olahan seafood, dll.

Ramainya pengunjung yang memilih aneka bahan makanan membuat piring-piring yang baru ditaruh ke dalam rak oleh pelayan langsung habis. Yah, jadi harus adu cepat dengan sesama pengunjung. Pelayan yang mengantar berdiri dibelakang kami dengan membawa nampan yang segera kami isi dengan 3 piring sayuran, 1 pangsit, 1 jamur, 1 lumpia kembang tahu. Kami pun minta pelayan untuk menambah 1 piring daging (yaitu 4 lembar daging super tipis) dan 1 suikiaw karena tidak ada di rak.

Sekembalinya kami di meja sudah tersedia 2 set piring kecil plus mangkok plus sendok serta sumpitnya. Lalu ada 2 mangkok kecil sambal cabe merah cair dan panci untuk merebus yang bentuknya bulat tapi tengahnya menonjol tinggi dan bolong. Nah panci ini yang disebut Hot Pot, sehingga nama restoran ini adalah 'Hot pot garden'.

Panci ini segera dituangi air kaldu oleh pelayan. Sementara kami menunggu airnya mendidih, telah disediakan sepiring kecil camilan kacang mete berwarna coklat dan diselimuti bawang, rasanya manis, renyah, dan kriuk. Oh ya kami juga meminta 2 mangkok nasi serta 1 mangkok mi udon yang telah direbus secara terpisah.

Ketika air mendidih, kami mulai memasukkan aneka bahan pilihan kami. Tak perlu menunggu lama semua rebusan segera matang dan segera kami taruh ke dalam mangkuk masing-masing. Baik pangsit, lumpia dan suikiaw sendiri masing-masing berisi 6 buah.

Perlahan saya sendok sepotong suikiaw, ditiup pelan dan diseruput kuahnya yang masih panas mengepul hmm... betapa enak dan gurihnya kuah kaldu ini rasanya persis kuah sop. Pantesan saya tadi sempat bertanya-tanya kok hanya diberi sambal? Biasanya kalau shabu-shabu disajikan bersama aneka saus. Jadi tanpa perlu tambahan bumbu apapun (kecuali sambal tentunya) rasanya sudah enak.

Begitu pula dengan sayurannya terasa segar, aneka olahan pangsit, lumpia dan suikiaw juga enak karena berisi adonan campuran udang, seafood dan sayuran. Badan pun mulai terasa hangat dan segar. Wah benar nih kalo makan disini disiang hari pasti keringetan, walaupun telah diredam oleh 5 pasang AC yang dipasang berderet.

Masakan ini menurutku enggak beda dengan shabu-shabu yaitu makanan khas Jepang yang berupa irisan tipis daging sapi yang dicelup ke dalam panci khusus berisi kaldu. Sedangkan Hot pot adalah nama panci yang tengahnya menonjol, tinggi dan bolong itu tadi. Jadi Hot Pot Garden adalah restoran yang khusus menyediakan bahan makanan yang direbus dalam panci hot pot, jadi tidak ada menu lain. Kalau shabu-shabu biasanya tidak memakai panci hot pot, melainkan panci bulat biasa.

Harganya cukup ramah kok, paling murah adalah sayuran Rp 7.000 dan paling mahal adalah daging, suikiaw, pangsit dan lumpia @ Rp 15.000. Sedangkan jamur Rp 8.000, udon Rp 9.000 dan jus kedondong Rp 10.000. Tetapi kalau makannya banyak ya jatuhnya lumayan juga, buktinya total tagihan untuk makanan kami Rp 140.800. Oh ya, setelah diteliti di bon rupanya ada tagihan kacang mete Rp 7.000 ternyata snacknya tidak gratis. Nah buat yang mau mencoba menu Hot Pot ini silahkan saja langsung meluncur ke Sabang. Selamat mencoba ya!

Hot Pot Garden Seafood Restaurant
Jl. H. Agus Salim No. 20 (Sabang)
Jakarta Pusat
Telp: 021-3193 1318

Rabu, Oktober 21, 2009

Kangen Lezatnya Mi Kodon (***)



Kania Kurniasari - detikFood
Jakarta - Nama: Kania kurniasari
Email: kania.kurniasari@xxx.com
http://food.detik.com/read/2009/10/20/134955/1224887/290/kangen-lezatnya-mi-kodon

Mi yang satu ini memang salah satu favorit warga Lampung. Keistimewaannya adalah minya besar-besar dan dimasak bersama irisan kol, sawi, suiran ayam kampung, dan udang ebi. Racikan bumbunya yang manis gurih membuatnya selalu disukai dan bikin kangen. Coba yuk!

Pada suatu minggu pagi di bulan Ramadhan, saya asik membaca sebuah tabloid mingguan. Secara tidak sengaja mata tertumbuk satu artikel yang membahas kuliner wajib coba apabila berkunjung ke Lampung. Tema yang sedang dibahas adalah ikan bakar, tapi ingatan saya malah melayang ke masa-masa saat suami masih berkantor di kota Bandar Lampung.

Apabila ada acara kantor yang mewajibkan para istri datang maka datanglah saya dari Jakarta menumpang kapal ferry. Nah, bila acara telah selesai ini dia yang ditunggu-tunggu. Ada satu tempat kuliner wajib kunjung buat saya karena rasanya yang ngangenin banget yakni mi Kodon.

Rupanya mi Kodon sudah dikenal masyarakat Bandar Lampung sejak lama, yakni sejak sekitar awal tahun 2000-an. Waktu yang yang tepat buat berkunjung ke sini adalah jam 4 sore, karena memang baru buka. Tetapi jangan terlambat, karena mi ini akan segera habis di waktu magrib sebab diserbu para penggemarnya. Lokasinya ada di Jl. Ikan tenggiri, Teluk Betung tepatnya di depan taman Dipangga, di seberang Polda Lampung.

Tempatnya sih sederhana banget berupa gerobak mi dipinggir jalan dan tempat makannya pun dibawah tenda terpal. Tapi tempat makan tersebut tidak bisa menampung para penggunjung yang datang, sehingga banyak antrian mobil parkir baik didepannya maupun diseberang jalan.

Sama seperti kami ini yang selalu kebagian parkir di seberang jalan raya. Cara pesannya cukup buka jendela mobil dan bilang sama tukang parkirnya mau pesan mi, maka tak lama asisten tukang mi datang menanyakan pesanan. Menu yang ditawarkan hanya dua yaitu mi goreng dan mi rebus. Mi goreng tampil berwarna coklat dengan balutan kecap sehingga rasanya cenderung manis gurih, sedangkan mi rebus berwarna putih tanpa kecap sehingga terasa segar dan rasanya cenderung gurih asin.

Kami berdua selalu memesan seporsi mi goreng dan mi rebus. Sambil menunggu pesanan datang harus agak sabar menanti karena yang beli antri. Biasanya sih saya membaca koran sore yang banyak ditawarkan tukang koran keliling.

Nah, itu dia mas nya datang sambil membawa dua piring pesanan kami yang terpaksa ditutupi kertas coklat karena harus menyebrangi jalan. Mi Kodon adalah mirip dengan mi tek-tek kalau di Jakarta atau mirip mi Jogja kalo di Jawa. Keistimewaannya adalah bentuk mi yang gemuk-gemuk, lebih besar dari biasanya yang dimasak bersama suwiran ayam kampung, udang ebi, irisan kol, sawi serta racikan bumbunya itu loh meresap banget, pas gurih asin manisnya.

Taburan ebi yang tidak pelit membuat rasa ebi menonjol, tapi tidak amis malah menimbulkan rasa gurih mengelus lidah. Minya pun kenyal dan lembut hmm... enaknya. Sampai sekarang saya belum pernah menemukan sajian serupa di Jakarta, jadi wajar aja kalau mi yang satu ini ngangenin.

Tak lama mi pun telah habis kami santap dan kami cukup membayar Rp 8.000,00 untuk seporsi mi. Rasa yang enak tak perlu selalu mahal kan? Setelah perut kenyang biasanya kami jalan-jalan sebentar menghirup udara sore di kota Lampung yang kecil, sambil menunggu azan Maghrib. Ah indahnya memori ini!

Mi Kodon
Jl. Ikan Tenggiri
(dekat bundaran patung gajah)
Teluk Betung
Bandar Lampung

Selasa, Oktober 20, 2009

Ketika Api Cinta Meredup

By: agussyafii - http://agussyafii.blogspot.com

Siang panas terik saya menerima sms teman mengajak ngopi bareng di Citos. Bertemu teman-teman lama ngomongin banyak hal menjadi obat rindu. Perkembangan dunia politik sampai dunia pendidikan yang memprihatinkan juga menjadi bagian perbincangan yang menarik buat kami. Topik pembicaraan menjadi serius ketika salah seorang teman sempat bertanya, 'sebelum menikah, dipelupuk mata saya, wajah yang tercantik adalah istri saya, kenapa tiba-tiba sekarang berubah ya mas?' Mendengar apa yang dikatakannya tanpa sabar kami tertawa. 'Wah, yang berubah istrimu atau dirimu..Bud,' Jawab saya.

Andi, diantara kami bertiga, dialah yang paling muda. Wajahnya bersih, berkacamata berkata jujur kepada kami. 'Mas, entah kenapa saya suka berjalan bareng dengan teman perempuan sekantor. Hanya teman untuk curhat mas. Sejak istriku melahirkan, kami jarang berjalan berdua bahkan ngobrol bareng.' tuturnya. Saya katakan padanya, hal itu tidak boleh diteruskan, sekalipun itu hanya ngobrol bareng. Bila cinta keluarga meredup harus dicarikan solusinya.

Meredupnya api cinta didalam diri kita berarti 'warning' yang harus disikapi secara serius. Tanda-tanda keterakan biduk rumah tangga tidaklah boleh dibiarkan. Menjaga api asmara untuk keluarga yang kita sayangi memanglah tidak mudah namun juga bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Paling tidak ada tiga hal yang harus dijaga, pertama, gairah. Kedua, keharmonisan. dan ketiga, komitmen. Upaya mempertahankan ketiga hal ini menjadi penting dan juga kemampuan untuk menjaga dan merawatnya.

Pertama, Di dalam keluarga membiasakan diri untuk sholat berjamaah. Ada satu hadis Nabi yang menyebutkan bahwa Alloh merahmati istri yang membangunkan suaminya untuk sholat malam. Jika tidak mau maka istrinya memercikkan air diwajah suaminya hingga terbangun. Bahkan kebiasaan Baginda Nabi Muhamad SAW mengajak keluarganya untuk melaksanakan sholat malam. Makna dari ibadah sholat malam berjamaah adalah mencairkan kondisi di dalam keluarga. Seusai sholat alangkah indahnya suami meminta maaf kepada istri tercintanya. atau sebaliknya. Disaat meminta maaf, ungkapkan dengan setulus hati apa yang telah membuat anda kecewa terhadap pasangan hidup anda dan diakhiri dengan berdoa memohon petunjuk Alloh SWT.

Kedua, Ekspresikan perasaan kita dalam ucapan maupun tindakan. Ada seorang sahabat Nabi begitu mencintai istrinya. Baginda Nabi memerintahkan untuk menyatakan secara lisan kepada pasangan hidupnya (HR. Daud & Tirmidzi), dan menurut riwayatnya, Nabi juga terbiasa dengan istrinya dengan mengucapkan 'aku cinta padamu.' didalam kesehariannya atau memanggil panggilan kesayangan. Panggilan kesayangan akan membuat emosi terjaga. Rasulullah menyapa orang-orang yang disayanginya dengan panggilan sayang. 'Seperti memanggil Aisyah dengan sebutan Humairah (kemerahan).

Ketiga, Bertutur lembut. Suara mengekspresikan perasaan. Bila memang maksudnya baik terlontar dengan nada lembut akan mudah dicerna sebagai wujud kasih sayang. Interaksi yang positif didalam keluarga mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi resiko penyakit jantung maupun kolesterol dengan menjaga hormon stress tetap rendah. Kata-kata yang lembut dan perasaan hangat dapat menjaga pernikahan agar tetap sehat. Dalam sebuah riset kesehatan dampak tutur kata mempengaruhi cortisol pada pasangan suami istri. tetapi perempuan sangat sensitif dengan kata-kata negatif. Cortisol adalah hormon berkaitan dengan stress. Kadar Hormon akan meningkat bila stress terjadi maka bertutur kata yang lembut akan mempererat tali cinta dalam keluarga.

Keempat, bagian yang juga tak kalah pentingnya yaitu perbanyaklah sholat malam dan berdoa. hanya Allohlah yang memberkahi sebuah keluarga dengan sakinah, mawaddah, warahmah di dalam diri kita. Oleh sebab itu untuk melanggengkan cinta, tentram dan rahmah di dalam rumah tangga kita adalah dengan sholat dan memohon kepadaNya. Bacalah doa yang diajarkan oleh Baginda Nabi Muhamad SAW setiap selesai sholat fardhu,

'Robbana hablana min azwajina wa durriyatina qurrota a'yun wa jangalna lil muttaqinaa imaman' (Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kami pasangan hidup dan keturunan yang menyenangkan hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin orang-orang yang bertaqwa).

Dan yang terakhir, ada satu doa yang dipanjatkan mudah2an anda masih ingat ketika waktu menjadi pengantin baru. Semoga doa ini menjadikan keberkahan buat keluarga kita semua yang membaca doa ini, amin.

'Ya Alloh, berkahilah kedua mempelai ini. Satukan mereka berdua dalam kebaikan dunia akherat. Jadikan kehidupan mereka berdua baik dan bahagia. kehidupan penuh kasih sayang. Kehidupan Mawaddah wa Rahmah. Kehidupan yang tenang dan sejahtera. kehidupan yang penuh nikmat dan sejahtera. Ya Alloh, jadikanlah mereka berdua termasuk hamba-hambaMua yang mukmin, sholeh, muttaqin, yang berguna bagi Umat Islam dan Kaum Muslimin. Ya Alloh, curahkanlah rahmatMu untuk Baginda Nabi Muhamad SAW, keluarganya dan para sahabatnya. Amin Ya Robbal Alamin.

Senin, Oktober 19, 2009

MENYINDIR

MENYINDIR ADALAH PERTOLONGAN BUKAN PENGHINAAN (SAMUEL MULIA - KOMPAS)

RENUNGAN UNTUK SUAMI

Sumber : daarut-tauhiid@yahoogroups.com

Adakah istri yang tidak cerewet? Sulit menemukannya. Bahkan istri Khalifah sekaliber Umar bin Khatab pun cerewet.
Seorang laki laki berjalan tergesa gesa. Menuju kediaman khalifah Umar bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah; tak tahan dengan kecerewetan istrinya. Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki laki itu tertegun. Dari dalam rumah terdengar istri Umar sedang ngomel, marah marah. Cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar. Tapi, tak sepatah katapun terdengar keluhan dari mulut khalifah. Umar diam saja, mendengarkan istrinya yang sedang gundah. Akhirnya lelaki itu mengurungkan niatnya, batal melaporkan istrinya pada Umar.
Apa yang membuat seorang Umar bin Khatab yang disegani kawan maupun lawan, berdiam diri saat istrinya ngomel? Mengapa ia hanya mendengarkan, padahal di luar sana ,ia selalu tegas pada siapapun?
Umar berdiam diri karena ingat 5 hal. Istrinya berperan sebagai BP4. Apakah BP4 tersebut?

1. Benteng Penjaga Api Neraka
Kelemahan laki laki ada di mata. Jika ia tak bisa menundukkan pandangannya, niscaya panah panah setan berlesatan dari matanya, membidik tubuh tubuh elok di sekitarnya. Panah yang tertancap membuat darah mendesir, bergolak, membangkitkan raksasa dalam dirinya. Sang raksasa dapat melakukan apapun demi terpuasnya satu hal; syahwat. Adalah sang istri yang selalu berada di sisi, menjadi ladang bagi laki laki untuk menyemai benih, menuai buah di kemudian hari. Adalah istri tempat ia mengalirkan berjuta gelora. Biar lepas dan bukan azab yang kelak diterimanya Ia malah mendapatkan dua kenikmatan: dunia dan akhirat. Maka, ketika Umar terpikat pada liukan penari yang datang dari kobaran api, ia akan ingat pada istri, pada penyelamat yang melindunginya dari liukan indah namun membakar. Bukankah sang istri dapat menari, bernyanyi dengan liuka yang sama, lebih indah malah. Membawanya ke langit biru. Melambungkan raga hingga langit ketujuh. Lebih dari itu istri yang salihah selalu menjadi penyemangatnya dalam mencari nafkah.

2. Pemelihara Rumah
Pagi hingga sore suami bekerja. Berpeluh. Terkadang sampai mejelang malam. Mengumpulkan harta. Setiap hari selalu begitu. Ia pengumpul dan terkadang tak begitu peduli dengan apa yang dikumpulkannya. Mendapatkan uang, beli ini beli itu. Untunglah ada istri yang selalu menjaga, memelihara. Agar harta diperoleh dengan keringat, air mata, bahkan darah tak menguap sia sia. Ada istri yang siap menjadi pemelihara selama 24 jam, tanpa bayaran. Jika suami menggaji seseorang untuk menjaga hartanya 24 jam, dengan penuh cinta, kasih sayang, dan rasa memiliki yang tinggi, siapa yang sudi? Berapa pula ia mau dibayar. Niscaya sulit menemukan pemelihara rumah yang lebih telaten daripada istrinya. Umar ingat betul akan hal itu. Maka tak ada salahnya ia mendengarkan omelan istri, karena (mungkin) ia lelah menjaga harta harta sang suami yang semakin hari semakin membebani.

3. Penjaga Penampilan
Umumnya laki laki tak bisa menjaga penampilan. Kulit legam tapi berpakaian warna gelap. Tubuh tambun malah suka baju bermotif besar. Atasan dan bawahan sering tak sepadan. Untunglah suami punya penata busana yang setiap pagi menyiapkan pakaianannya, memilihkan apa yang pantas untuknya, menjahitkan sendiri di waktu luang, menisik bila ada yang sobek. Suami yang tampil menawan adalah wujud ketelatenan istri. Tak mengapa mendengarnya berkeluh kesah atas kecakapannya itu

4. Pengasuh Anak anak
Suami menyemai benih di ladang istri. Benih tumbuh, mekar. Sembilan bulan istri bersusah payah merawat benih hingga lahir tunas yang menggembirakan. Tak berhenti sampai di situ. Istri juga merawat tunas agar tumbuh besar. Kokoh dan kuat. Jika ada yang salah dengan pertumbuhan sang tunas, pastilah istri yang disalahkan. Bila tunas membanggakan lebih dulu suami maju ke depan, mengaku ? akulah yang membuatnya begitu.? Baik buruknya sang tunas beberapa tahun ke depan tak lepas dari sentuhan tangannya. Umar paham benar akan hal itu.

5. Penyedia Hidangan
Pulang kerja, suami memikul lelah di badan. Energi terkuras, beraktivitas di seharian. Ia butuh asupan untuk mengembalikan energi. Di meja makan suami Cuma tahu ada hidangan: ayam panggang kecap, sayur asam,sambal terasi danlalapan. Tak terpikir olehnya harga ayam melambung; tadi bagi istrinya sempat berdebat, menawar, harga melebihi anggaran. Tak perlu suami memotong sayuran, mengulek bumbu, dan memilah milih cabai dan bawang. Tak pusing ia memikirkan berapa takaran bumbu agar rasa pas di lidah. Yang suami tahu hanya makan. Itupun terkadang dengan jumlah berlebihan; menyisakan sedikit saja untuk istri si juru masak. Tanpa perhitungan istri selalu menjadi koki terbaik untuk suami. Mencatat dalam memori makanan apa yang disuka dan dibenci suami. Dengan mengingat lima peran ini, Umar kerap diam setiap istrinya ngomel. Mungkin dia capek, mungkin dia jenuh dengan segala beban rumah tangga di pundaknya.Istri telah berusaha membentenginya dari api neraka, memelihara hartanya, menjaga penampilannya, mengasuh anak anak, menyediakan hidangan untuknya. Untuk segala kemurahan hati sang istri, tak mengapa ia mendengarkan keluh kesah buah lelah. Umar hanya mengingat kebaikan kebaikan istri untuk menutupi segala cela dan kekurangannya. Bila istri sudah puas menumpahkan kata katanya, barulah ia menasehati, dengan cara yang baik, dengan bercanda.Hingga tak terhindar pertumpahan ludah dan caci makitak terpuji. Akankah suami suami masa kini dapat mencontoh perilaku Umar ini. Ia tak hanya berhasil memimpin negara tapi juga menjadi imam idaman bagi keluarganya.

Sabtu, Oktober 10, 2009

Unik dan Lezat Nasi Dalam Bambu (*)






Kania Kurniasari - detikFood
Jakarta - Nama: Kania kurniasari
Email: kania.kurniasari@xxx.com
http://food.detik.com/read/2009/11/02/161026/1233477/290/unik-dan-lezat-nasi-dalam-bambu

Hidangan yang satu ini memang cukup unik. Pasalnya nasinya disajikan dalam balutan bambu plus berbagai rempah yang harum nikmat. Rasanya gurih lezat dengan aneka lauk-pauk seperti bebek, lele, cumi, udang yang menggugah selera. Mau coba?

Daerah Serpong Tangerang memang luar biasa karena perkembangannya yang sangat pesat. Padahal cuma sebulan saja kami tidak kesana, yakni selama bulan puasa. Eh tiba-tiba sudah banyak kuliner baru yang patut dicoba dan salah satunya adalah Nasi Jambronk & Nasi Bumbung ini.

Dari namanya saja sudah unik & mengundang rasa penasaran, sehingga ketika kami ada janji dengan seorang teman didaerah Serpong, segera kami adakan pertemuan di sana. Letak restoran ini berada di Ruko Paramount center blok A-26, Jl. Raya Kelapa Dua, Gading Serpong, Tangerang.

Memasuki ruko yang masih baru & bersih, interior ruangan terdiri dari meja dan kursi kayu (tanpa senderan) serta dinding yang dihiasi oleh berbagai foto menu makanan yang mengundang selera. Setelah duduk, kami disodori buku menu yang disertai foto-foto makanannya.

Karena belum mengerti kami pun banyak bertanya. "Nasi Bumbung itu apa sih?" tanya saya kepada sang pelayan. "Nasi bumbung itu nasi yang sudah diberi bumbu dan didalamnya terdapat campuran irisan wortel & sosis. Kemudian nasi dimasak dan disajikan dalam bumbung atau bambu," jelasnya.

Sedangkan Nasi Jambronk menurutnya nasi yang diolah dengan bumbu inti atau rempah-rempah sehingga rasanya sangat gurih, mirip dengan nasi uduk. Tetapi bedanya nasi Jambronk ini rasanya lebih gurih lagi dari nasi uduk. Kedua jenis nasi tersebut bisa disajikan dengan berbagai macam pilihan lauk yaitu bebek goreng (lauk andalan disini), lalu ayam goreng, cumi & udang goreng tepung, jeroan, babat, iso, empal, gurame bakar serta lele goreng.

Kami bertiga sepakat memilih nasi Bumbung yang penampilannya lebih unik dari pada nasi Jambrong. Kalau saya memilih paduan lauknya udang goreng tepung, suamiku pilih lele goreng & teman saya memilih bebek goreng. Untuk minumannya selain es teh manis yang standar ada pula banyak pilihan menu jus.

Ketika pesanan kami datang, oh betapa unik penampilannya. Nasi dimasukan ke dalam sebuah bambu, dimana sebelumnya nasi telah dilapisi janur. Ketika kami bingung bagaimana cara menyantapnya, si mbak pelayan menyuruh kami untuk menarik janurnya sehingga nasi pun keluar dari bambu.

Lauk, lalapan, tahu serta sambal disajikan diatas selembar daun pisang yang ditaruh disebuah keranjang bambu. Sedangkan nasi bambunya diletakkan berdiri menjulang ditengah-tengah. Kemudian janur yang melapisi nasi ditarik keluar, nasi berwarna agak kemerahan karena campuran wortel & sosis, dan terlihat masih mengepul panas.

Ketika disuap, hmmm memang enak & gurih serta wangi janur. Udang gorengnya pun enak & gurih, serta ukurannya cukup besar. Teman saya pun berkata sambil menikmati sajian tersebut, "Wah memang enak ya." Sampai-sampai dia pun membungkus 3 porsi nasi Bumbung bebek goreng sebagai oleh-oleh keluarganya.

Mengenai harga rumah makan ini cukup ramah dikantong. Nasi Bumbung udang dihargai Rp 20.000, Bebek Rp 21.000,00 dan Lele Rp 10.000,00. Iseng kamipun bertanya pada si mba pelayan tentang asal usul makanan ini. Menurutnya sajian ini adalah kreasi dalam menghidangkan nasi dengan inovasi baru atas proses & penyajian unik, yang berasal dari Jl. Kaliurang Jogjakarta. Sedangkan rumah makan yang terletak di Serpong ini merupakan salah satu waralabanya.

Bagi yang penasaran dengan Nasi Jambrok atau Nasi Bumbung segera saja meluncur ke bilangan Serpong. Nah, selamat mencoba ya!

Nasi Jambronk & Nasi Bumbung
Ruko Paramount center Blok A-26
Jl. Raya Kelapa Dua, Gading Serpong
Tangerang
Telp: 021-33121314
Jam Buka: 11.00 - 21.00

ULASAN KULINER : BASO MALANG “ENGGAL” (**)



Selama ini aku belum pernah pas Lebaran pergi keluar kota, kebayangkan macetnya, lagipula ortu & mertua ada disini, serta rumah kan kosong gak ada pembantu, jadi rada gak nyaman tuk bepergian. Tapi lebaran kali ini, suami ada acara halal bihalal anak SMA di Bandung pas H+1, so pergilah kami ke Bandung. Ternyata mencari tempat makan pas Lebaran itu susah banget ya, dimana-mana parkiran penuh, antrian panjang serta makanannya habis.
Nah esok harinya kami ingin segera pulang, tapi karena takut kelaparan lagi di jalan tol, maka kami sepakat pulang sehabis makan siang dari Bandung. Karena badan kami berdua sedang meriang, maka diputuskanlah ingin makan yang kuah-kuah panas. Tapi dimana ya ?
Suami segera teringat sebuat rumah makan Baso Malang di daerah Burangrang. Sesampainya kami disana, aduh betapa terkejutnya aku, karena antrian telah mengular sampai trotoar depan jalan raya. Akhirnya saya turun duluan untuk mengantri, sementara suami masih memutari jalan untuk mencari parkir.
Sembari antri saya perhatikan tukang rujak buah didekat pintu masuk juga ketiban rezeki, sangat sibuk melayani para pembeli baso yang sedang berdiri, antri dan kepanasan, sehingga mereka memilih antri sambil makan buah yang disajikan dalam plastik & diberi tusukan.
Kucuri dengar para pengunjung yang saling berbincang, “jangankan pas lebaran, hari biasapun baso ini selalu antri”. Wah rupanya baso ini top ya. Lalu ada lagi pengunjung yang menimpali “Padahal dulunya baso ini cuma gerobak kaki lima diseberang jalan ini loh” Wah wah hebat pikirku. Jadi gak sabar ingin segera mencicipi.
Suami segera bergabung ketika aku sudah mencapai meja tempat tumpukan mangkok baso. Oh rupanya system disini adalah antri untuk ambil mangkok sendiri, lalu isi bawang goreng & daun bawang sendiri, pilih baso sendiri yang terdiri dari gorengan : baso, siomay & resol (bentuknya kaya lumpia, tapi isinya mirip siomay), lalu yang basah : siomay, baso urat, baso halus (ada 2 ukuran, besar & kecil), tapi gak ada tahu, mungkin tukang tahu masih Lebaran.
Setelah selesai, mangkok kita diambil alih pelayan, lalu disiram kuah. Sembari kita memesan minuman & langsung membayar, mangkok baso telah diantar oleh pelayan. Untung suami telah mendapatkan meja, sehingga kami segera siap menyantap semangkok penuh baso panas mengepul.
Saya telah memilih semua jenis baso, jadi bisa membandingkan rasanya. Yang paling enak baso urat dong, yang kedua siomaynya. Kuahnya banyak, bening & segar, pokoknya enak deh. Setelah menyantap ini, badan menjadi lebih segar, karena keringetan, dan rasa meriang pun hilang.
Mengenai harganya, sangat bersahabat dengan kantong, yaitu baso urat & baso halus besar @ Rp. 2.000, baso halus kecil, siomay & resol @ Rp. 1.250, orange juice @ Rp. 6.000. Nah enak & murah kan.
Oh ya ada tambahan yang harus dicatat adalah ada pengumuman didinding bahwa baso dijamin bebas borax, sehingga gak perlu ragu & bertanya-tanya. Lalu tempat makan yang luas, bersih, ada toiletnya, tidak panas, telah menjadikan rumah makan ini sekelas restoran, suatu sukses yang luar biasa bila mengingat dulu cuma sekedar gerobak pake tenda. Yang terakhir, jam buka adalah pk 10 pagi – 10 malam. Nah mari kawan-kawan silahkan mencoba, saya kasih alamatnya ya : Jl. Burangrang No. 12 (Jl. Pasteur No. 61), dekat SMA BPI, telpon 022-7334000.

ULASAN KULINER : TRATTORIA BANG HENDRI (*)

Buat kawan-kawan dikawasan Kebayoran baru, ada info tempat makan baru nih. Biasanya kalo pulang kantor terus ditanya, mau makan dimana, suka rada bingung, karena udah pada dicobain semua, apalagi kalo lagi kanker, alias kantong kering. Nah pernah nih pas malem-malem ku lewat jalan Ahmad Dahlan deket ps Mayestik, kok ada tempat makan (baru liat) yang keliatannya cukup ramai dikunjungi. Jadi penasaran kan, sehingga pas ada pertanyaan lagi “mau makan dimana Yang ?” dari suami, langsung aja ku ajak kesitu.
Tempat tepatnya ada di Jl. KH Ahmad Dahlan no 11-13, daerah Gandaria, deket ps. Mayestik, diseberang Labschool, atau persis diseberangnya Circle K. Kalau malam hari, dari luar kelihatan ada deretan lampu kecil warna warni menghiasi tempat ini. Memasuki tempat makan ini yang menyerupai foodcourt di dalam ruangan luas & terbuka, suasana santai jelas terlihat dari beberapa beberapa pengunjung yang duduk di sofa sembari ngobrol, merokok & leyeh-leyeh, atau terpaku menatap laptop, karena disini difasilitasi dengan free wifi serta 2 buah TV plasma. Sedangkan disepanjang pinggiran ruangan, berderet para tenant makanan. Kalau mau berkeliling dulu melihat satu persatu boleh aja sih, tapi kalau mau langsung duduk pun buku menu yang super tebal langsung diantarkan ke meja kita. Tinggal kita kebingungan memilih menu yang sangat beragam ini.

Beberapa tenant yang sempat saya catat adalah :
1. Bebek Ireng Surabaya
2. Teppanyaki
3. Baso rambut meduza
4. Mi aceh & nasi goreng pondok sabang
5. Soto mi & toge goreng Bogor pak Item
6. Ikan bakar Carnival
7. Kambing bakar madu, sate & sop iga sapi Tanjung
8. Soto ayam ambengan Kelapa Gading
9. Soto Jakarta bang Madun
10. Mi Cemot
11. Sop buntut & konro - Warung empok Epa
12. Baraya nasi sunda
13. Tenda menado
14. Pempek Bange-bange
15. Lontong kari & sop buah Bunda bandung
16. Siomay Rianita
17. Dimsum Phinten
18. Es pisang hijau
19. Chinese food

Wah wah banyak banget ya jenisnya. Akhirnya saya pun memilih dimsum, karena tidak begitu lapar, dan suami lebih memilih nasi capcay & es pisang hijau. Kami perhatikan ditengah ruangan ada soundsystem & microfonnya. Rupanya kalau weekend suka ada life music disini, sehingga tempat ini sangat cocok buat manusia-manusia yang mempunyai kesulitan untuk tidur malam.
Menu yang kami pilih kebetulan rasanya tidak begitu istimewa, tapi memang sesuai dengan harganya, yaitu nasi capcay + teh Rp 20.000, es pisang ijo Rp 10.000 serta dimsum @ Rp 10.000. Nah kan makan berdua ngak sampe Rp 50.000, hemat bukan. Yang penting tempat ini sangat layak dicoba, terutama buat yang ingin nongkrong.

Rabu, Oktober 07, 2009

Pengumuman Program Santap Lezat Berhadiah Detikfood


16. Pemenang 'Ketupat Cinta' Periode 2


Devita Sari – detikFood

Jakarta - Seminggu sudah kami mengumumkan pemenang 'Ketupat Cinta' dari detikfood. Kali ini, ada 15 orang pemenang yang kami bakal umumkan. Nah, kali ini apakah Anda yang beruntung? 

Memasuki minggu ke-3 di bulan ramadan, tampaknya detikfooders tetap semangat untuk menjalankan ibadah puasa. Terbukti berbagai pertanyaan seputar menu berbuka, tips-tips berpuasa hingga aneka resep pun kerap ditanyakan. Berbagai pengalaman bersantap baik bersama keluarga atau di luar rumah juga mewarnai 'Ketupat Cinta' kali ini.

Sebagai apresiasi bagi mereka yang telah bekerja keras untuk ikut berpartisipasi dengan mengirikan resep, pengalaman bersantap, pertanyaan dan komentar-komentar menarik kami pun telah menyediakan hadiah-hadiah istimewa untuk Anda. Berikut para pemenang 'Ketupat Cinta' Periode ke-2 :

1. Halim Sutrisna mendapatkan voucher menginap di The Park Lane Jakarta.
2. Irene Maria (irene.maria@xxx.com) mendapatkan voucher makan dari Sushi Mori.
3. Inne Utomo (makanperkedel@xxx.com) mendapatkan voucher makan dari Urban Kitchen.
4. Fransiska Rosmeri (siska_ros@xxx.com) mendapatkan piranti masak dari World Kitchen.
5. Vita Apillia (vita_aprilia13@xxx.com) mendapatkan voucher makan di Hotel Borobudur.
6. Andita Benowati (breadloversmuch@xxx.com) mendapatkan voucher bersantap di Sushi Joobu.
7. Ervita Widyastuti (ervita23@xxx.com) mendapatkan voucher menginap di Hotel Harris Bandung.
8. Maslia (lia_deswita@xxx.com) mendapatkan satu buah Panci ISA.
9. Olyvia Soeci Cahya Yunitha (olyvia.soeci@xxx.com) mendapatkan voucher makan Urban Kitchen.
10. Kania Kurniasari (kania.kurniasari@xxx.com) mendapatkan kompor Todachi.
11. Seni Asiati (seniasiati@xxx.com) mendapatkan voucher makan dari Urban Kitchen.
12. Ribka Talar (ribkatalar@xxx.com) mendapatkan voucher bersantap dari Sushi Mori.
13. Uswatun Khasanah (uswatunk40@xxx.com) mendapatkan kompor Todachi.
14. Nita Noviyanti (nitanoviyanti@xxx.com) mendapatkan voucher makan dari Urban Kitchen.
15. Suci Lestarini Nurhayati (suci.lestarini@xxx.com) mendapatkan voucher makan dari Hotel Borobudur Jakarta.

Selamat bagi para detikfooders yang beruntung di periode ke-2. Bagi yang belum kebagian ikuti dan kirim terus partisipasi Anda lewat FORM INI. Siapa tahu minggu depan giliran Anda yang membawa pulang hadiahnya.


15. Yuk, Intip Pemenang Voucher de Gourmet !


Devita Sari – detikFood

Jakarta - Program Santap Lezat Berhadiah detikfood periode Juli berakhir sudah. Ratusan cerita pengalaman bersantap dari detikfooders yang kami terima sungguh membuat kami senang. Oleh karena itu kami pun telah menyediakan hadiah istimewa bagi 10 detikfooders yang beruntung. Yuk, intip pemenangnya!

Setelah sebulan penuh digelar, kini tibalah saatnya bagi kami untuk mengumumkan pemenang program berhadiah Santap Lezat Berhadiah. Program berhadiah yang digelar secara reguler ini diperuntukkan bagi semua pembaca detikfood maupun detikcom. Dimana lewat program ini detikfood ingin mengajak para pembaca ikut serta dalam berbagi pengalaman bersantap. Tidak hanya pengalaman makan di restoran besar, tetapi juga pengalaman makan di warung, kaki lima, dan rumah makan.

Kali ini detikfood bekerjasama dengan de Gourmet. Restoran yang terletak di dalam TheFoodHall Gourmet Plaza Indonesia ini menawarkan beragam hidangan dari bahan-bahan segar dan menyehatkan. Sepuluh orang pemenang yang beruntung kali ini akan memperoleh voucher makan di de Gourmet sebesar @ Rp 100.000,00. Asyik kan? Nah, jika Anda salah satu yang ikut berpartisipasi mengirimkan cerita intip dulu para pemenangnya di bawah ini.

Berikut 10 pemenang yang berhak memperoleh voucher makan dari deGourmet 
·         - An Nur Khairisa (annur.khairisa@xxx.com) terkesan dengan kelezatan Soto Ngawi Karsito.
·         - Linda Sulastri (felistriok@xxx.com) menceritakan pengalaman makan besar di Restoran Bumbu Den.
·         - Marina Saraswati (marina.saras@xxx.com) berburu es cincau segar di pelataran Masjid Agung, Ciputat.
·         - Kania Kurniasari (kania.kurniasari@xxx.com) mencicipi mi ayam lezat di kota Bandung.
·         - Halim Sutrisna (halim1871@xxx.com) berbagai pengalaman bersantap di rumah makan Sipirok.
·         - Lala Cha (lalachalik@xxx.com) terkenang kelezatan ayam bakar Kedai Cemara.
·         - Riezka Novia Bewinda (riezkanb@xxx.com) menceritakan kelezatan warung Betawi juara milik Haji Bule Pucung.
·         - Greiche Anwar (greiche.dian@xxx.com) berbagi pengalaman bersantap di Pondok Sari Wangi, Brunei.
·         - Nurlaila (lala.lovely@xxx.com) ketagihan makan pindang bandeng seruni di Rumah Makan Betawi Mpok Rodemah.
·         - Kristina Aryanti (kristina_aryanti@xxx.com) menebus kangen Soto Mie Theresia.

Selamat buat para pemenang! Mereka yang beruntung kali ini akan dihubungi secara langsung oleh detikfood. Bagi yang belum beruntung jangan kecewa karena selama bulan Ramadhan nanti bakal ada program-program berhadiah lainnya untuk Anda. Ditunggu ya!


14. Ini Dia Para Pemenang Voucher Makan Sushi Joobu!


Devita Sari - detikFood


Akhirnya periode SL Berhadiah detikfood berakhir tepat pada hari ini. Seperti biasa detikfood bakal mengumumkan para pemenang yang di periode ini bakal membawa pulang voucher Sushi Joobu. Siapa sajakah mereka?

Tepat sebulan sudah program reguler Santap Lezat Berhadiah Detikfood kami gelar. Puluhan pengalaman bersantap dari detikfooders telah kami terima dan baca tentunya. Ada yang lucu ada pula yang menarik sehingga membuat kami tergiur ingin mencicipinya. Pengalaman bersantap detikfooders pun beragam, mulai dari kaki lima, warung, rumah makan sampai restoran besar.

Sebagai ucapan terima kasih detikfood kepada detikfooders maka kami pun telah menyiapkan hadiah yang menarik. Kali ini detikfood bekerjasama dengan Sushi Joobu. Restoran Jepang yang satu ini menawarkan menu-menu signature dish dari Chef Toar Christoper yang berpengalaman sebagai sushi chef di USA, Australia, dan Indonesia sejak 1996.

Bagi mereka yang sudah mengirimkan pengalaman bersantap. Kami telah memilih 10 orang yang beruntung memperoleh voucher bersantap sebesar Rp 100.000,00. Simak para pemenangnya berikut ini, siapa tahu Andalah salah satunya!

Sepuluh pemenang voucher makan Sushi Joobu:
1. Cynthia Widiyanti Biyanto mengirimkan pengalaman bersantap menikmati aneka cake di Billiechick.
2. Asri Fauziah menceritakan pengalaman bersantap nasi bakar di Pusat Nasi Bakar.
3. Kania Kurniasari yang menceritakan pengalamannya di Mayang Suki & Pancake.
4. Rahayu Fitri Yanti menceritakan pengalaman saat makan di Sushi Joobu.
5. Ervita Widyastuti mengirimkan pengalaman menikmati teh di Kedai Teh Laresolo, Bogor.
6. Wasbeka Abie Yuwono menceritakan pengalamannya mencicipi kelezatan sate gule tongseng Pak Tholif.
7. Tri Ismawarni mengirimkan pengalaman menyantap Bakso Kabita.
8. Anna Eibowo menceritakan pengalaman tak terlupakannya saat mencicipi bakmi ayam di kota Kudus.
9. Einstein Erlangga berbagi pengalaman makan 'besar' saat bersantap di Chili's.
10. Dian Farina W yang menceritakan tempat makan soto ayam favoritnya setiap pagi.

Kami ucapkan selamat bagi para pemenang. Bagi mereka yang belum beruntung masih ada kesempatan untuk memenangkan hadiah lainnya di SL Berhadiah periode bulan Juni. Masing-masing pemenang akan dihubungi langsung oleh detikfood via email. Selamat berburu kuliner dan kiriman pengalaman bersantap dari detikfooders kami tunggu ya!



13. Hadiah Ketupat Cinta Periode Akhir untuk Anda!


Devita Sari - detikFood

Jakarta - Program berhadiah 'Ketupat Cinta Detikfood' telah memasuki periode akhir. Puluhan hadiah senilai jutaan rupiah telah kami bagi-bagikan untuk pembaca setia detikfood. Dan kini di periode akhir kali ini, siapa sajakah yang beruntung?



Mulai dari bulan Ramadan lalu, puluhan hadiah telah kami bagi-bagikan gratis lewat program 'Ketupat Cinta Detikfood'. Dimana para pemenangnya diundi berdasarkan partisipasi mereka dalam salah satu kanal detikfood seperti tanya jawab, pengalaman bersantap, atau resep.



Dalam menyelenggarakan program berhadiah ini kami pun bekerja sama dengan beberapa hotel berbintang dan restoran. Ada The Ritz-Carlton Jakarta, JW Marriott Jakarta, Intercontinental MidPlaza Jakarta, Hotel Mulia Senayan, dan Shangri-La Jakarta yang membagi-bagikan voucher menginap dan voucher bersantap.



Selain itu beberapa restoran seperti Bandar Serpong Live Seafood dan Chatterbox turut mempersembahkan voucher bersantap. Tak ketinggalan Gramedia Pustaka Utama, Twinings, dan Tupperware ikut membagi-bagikan produk terbaik mereka khusus bagi pembaca detikfood.



Respon yang kami dapatkan lewat program ini sangat menggembirakan, terbukti dari banyaknya email yang masuk ke redaksi. Hal ini membuktikan bahwa para pembaca tidak hanya sekedar menerima informasi yang kami berikan, tetapi juga ikut semangat berbagi informasi seputar dunia kuliner kepada pembaca lainnya.



Nah, sebagai rasa penghargaan kami kepada pembaca setia detikfood yang telah berpartisipasi. Berikut kami umumkan 17 orang yang beruntung di periode akhir 'Ketupat Cinta Detikfood'. Nah, siapa tahu saja kali ini Andalah pemenangnya!



Ini dia para pemenangnya:



1. Ahmad Bilal mengirimkan pengalaman bersantap di RM Sumber rejeki memperoleh voucher menginap dari The Ritz-Carlton Jakarta.

2. Vellia menceritakan pengalaman bersantap di Warung Anglo memperoleh voucher bersantap dari Chatterbox @ Rp 200.000,00.

3. Cheryline Tatiana menceritakan pengalaman bersantap di Nanny's Pavillon memperoleh voucher bersantap live seafood di Bandar Serpong Restoran @ Rp 200.000,00.

4. Deni menceritakan pengalaman bersantap di Kafe Kampung Daun memperoleh voucher bersantap di Asia Restaurant, The Ritz-Carlton Jakarta.

5. Anggie Phrarastri menceritakan pengalaman bersantap di Warung Pak Parto memperoleh paket teh premium Inggris dari Twinings Tea.

6. Kania Kurniasari menceritakan pengalaman bersantap Tumis Jambal Roti memperoleh voucher makan siang di Nadaman, Shangri-La Hotel.

7. Syafrida menceritakan pengalaman bersantap di Ayam Presto Balphuss memperoleh paket teh premium Inggris dari Twinings Tea.

8. Alin Veronika menceritakan pengalaman bersantap di Pasar Wan Chai memperoleh voucher makan siang di Nadaman, Shangri-La Hotel.

9. Greiche Anwar yang mengirimkan resep kering teri pedas memperoleh paket buku dari Gramedia.

10. Anies Anggara mengirimkan resep nasi goreng rawit terasi memperoleh memperoleh paket buku dari Gramedia.

11. Dwi Kristina yang mengirimkan resep sayur lodeh tewel memperoleh voucher bersantap di Asia Restaurant, The Ritz-Carlton Jakarta.

12. Siwi Karuni mengirimkan tanya jawab donat panggang memperoleh voucher bersantap dari Chatterbox @ Rp 200.000,00.

13. Kristiana Winarti mengirimkan tanya jawab bawang goreng crispy memperoleh paket teh premium Inggris dari Twinings Tea.

14. Yuliana Setiawan mengirimkan tanya jawab agar kaldu ikan tidak amis memperoleh paket Tupperware.

15. Elena A. Y. mengirimkan tanya jawab kuliner lombok memperoleh paket memperoleh paket Tupperware.

16. Danny Setiawan mengirimkan tanya jawab madu berbusa memperoleh voucher bersantap live seafood di Bandar Serpong Restoran @ Rp 200.000,00.

17. Dhanny C.W. mengirimkan tanya jawab makanan sehat ibu hamil memperoleh paket buku dari Gramedia.



Selamat kami ucapkan kepada para pemenang yang beruntung. Meski program berhadiah telah berakhir respon positif pembaca yang ingin turut berbagi informasi tetap akan selalu kami nantikan. Bagi yang ingin bergabung di komunitas sosial detikfood juga bisa bergabung di Facebook Detikfood atau Twitter Detikfood.


12. Pemenang 'Tanda Cinta' Periode 2

Devita Sari - detikFood
Jakarta - Ini dia saat yang ditunggu-tunggu pencinta detikfood yang ikut berpartisipasi dalam program berhadiah Tanda Cinta. Kali ini empat belas orang pemenang yang beruntung akan kami umumkan. Siapa sajakah mereka?

Setelah minggu lalu mengumumkan sepuluh pemenang yang beruntung memperoleh hadiah dari para sponsor Tanda Cinta Detikfood. Nah, kali ini kami akan mengumumkan kembali 14 orang pemenang yang beruntung. Program yang digelar selama sebulan penuh ini diperuntukkan sebagai tanda pengahargaan kami kepada pembaca setia detikfood.

Nah, jika Anda tergolong pembaca setia detikfood dan aktif berpartisipasi, mungkin saja Anda salah yang berhak membawa pulang hadiah-hadiah yang telah kami sediakan. Inilah para pemenang Tanda Cinta Periode 2:

1. Arie Kusuma Dewi (Tanya Jawab Air Kelapa): memperoleh voucher belanja kurma dari Bateel Dates.
2. Juliana (Tanya Jawab Pengganti Kecap Manis): memperoleh paket buku masak Gramedia dari Gramedia Pustaka Utama.
3. Anggie Phrarastri (Tanya Jawab Ebi dan Rebon): memperoleh bingkisan produk Tupperware dari Tupperware Indonesia.
4. Fitria Indarti (Tanya Jawab Pancake): memperoleh voucher belanja kurma dari Bateel Dates.
5. Jenni Andriani (Tanya Jawab Makanan Batita): memperoleh keramik Royal Doulton.
6. Budi Dharmo (Tanya Jawab Memasak Di Atas Batu): memperoleh voucher makan Live Seafood di Bandar Serpong.
7. Iki Putri (Tanya Jawab Bolu Kukus): memperoleh fry pan Tefal.
8. Yuliana Setiawan (Tanya Jawab Kulit Hakau): memperoleh keramik Royal Doulton.
9. Fatria Endang Sari (Tanya Jawab Menu Makan Malam): memperoleh voucher belanja kurma dari Bateel Dates.
10. Hananto Setiawan (Tanya Jawab Sambal XO): memperoleh voucher Buffet Lunch/Dinner si Sailendra Restaurant untuk 2 orang, Hotel JW Marriott Jakarta.
11. Kania Kurniasari (Pengalaman Bersantap di Restoran Lion): memperoleh paket buku masak Gramedia dari Gramedia Pustaka Utama.
12. Renata (Pengalaman Bersantap di Cheesecake Factory): memperoleh voucher makan Live Seafood di Bandar Serpong.
13. Laura (Pengalaman Bersantap Bubur Madura): memperoleh voucher dim sum extravaganza di Lai Ching (untuk 2 orang) , Hotel Four Seasons Jakarta.
14. Aden (Pengalaman Bersantap Ayam Goreng dan Krecek Sapi 99): memperoleh bingkisan produk Tupperware dari Tupperware Indonesia.

Selamat bagi para pemenang yang beruntung, para pemenang akan kami kontak langsung via email atau telepon. Untuk mereka yang mau kebagian hadiah seperti para pemenang diatas jangan khawatir sebab kesempatan masih terbuka lebar. Puluhan hadiah masih akan kami bagi-bagikan untuk Anda. Kami tunggu partisipasinya di Tanda Cinta Periode 3!

11. Andakah Pemenang Voucher Makan 'Live Seafood'?

Devita Sari - detikFood
Jakarta - Sudah membayangkan lezatnya aneka seafood segar seperti kepiting, cumi, dan udang? Pastinya penantian para detikfooders tidak sia-sia. Berikut telah kami pilih sepuluh orang pemenang program berhadiah santap lezat detikfood. Andakah pemenangnya?

Tanpa terasa program santap lezat berhadiah detikfood telah memasuki tahun ke-3. Sementara itu pula detikfood telah memasuki usia yang ke-9 dan sejak kemarin tampil dengan wajah baru yang lebih segar dan konten lebih padat. Untuk berbagi kebahagiaan kepada para pembaca setia sejumlah program-program berhadiah pun telah kami gelar.

Setelah sebulan penuh program berhadiah Santap Lezat berlangsung, respon positif dari pembaca kami rasakan pada email-email yang mengalir masuk. Tentunya hal tersebut membuat kami sedikit kesulitan untuk memilih siapa saja yang berhak membawa pulang voucher bersantap 'live seafood' sebesar Rp 200.000.00.

Bekerjasama dengan Bandar Serpong yang menyajikan aneka 'live seafood' segar, kami telah memilih 10 orang yang beruntung. Tidak hanya pengalaman bersantap seputar restoran besar, mereka yang menceritakan pengalaman bersantap di rumah makan atau kaki lima pun kami terima dengan senang hati.

Kesepuluh orang tersebut tentunya berhak memperoleh voucher sebesar Rp 200.000,00 untuk masing-masing pemenang. Siapa sajakah mereka?

1. Ahmad Bilal yang menceritakan pengalaman bersantap di restoran Jepang Koiki.
2. Kania Kurniasari yang menikmati kriuk renyah tempura di Sushi Naga.
3. Vellia yang ketagihan bersantap di Bakmi Tarix, ITC Roxy Mas.
4. Syafrida yang menceritakan pengalaman bersantap bersama keluarga di Bumbu Desa.
5. Anton Abdul Fatah menceritakan pengalaman menyantap Sop Kaki Sapi di Warung Sederhana, Garut.
6. Corry yang menikmati hidangan Manado favoritnya di Bumbu Den.
7. Anies Anggara yang jatuh cinta dengan nasi goreng bumbu kebuli di Bakmi Jogja Apjay.
8. Anies Purwantu mencicipi bakso ikan di Warung Bakso Ikan, Kalibata.
9. Agus Suroto si penggila kambing yang ketagihan Sate Wahab, Tangerang.
10. Alvijanti R yang terpikat dengan bakso BIP.

Kami ucapkan selamat bagi para pemenang periode kali ini. Masing-masing pemenang akan kami hubungi langsung via email atau telepon. Bagi yang belum kebagian gak usah khawatir karena di periode selanjutnya kami bakal menyediakan hadiah-hadiah lain yang tak kalah menarik. Jadi teruskan kirim pengalaman bersantap Anda ya dan jadilah pemenang di periode selanjutnya!

10. Inilah Pemenang SL Berhadiah Periode Akhir Tahun!

Devita Sari - detikFood
Jakarta - Antusias detikfooders menyambut tahun baru rupanya ikut menularkan semangat mereka untuk berpartisipasi di SL Berhadiah. Kali ini siapakah pemenang voucher bersantap seafood di tahun baru? Yuk, intip pemenangnya disini!

Setelah meninggalkan tahun 2009 dan kini menapaki tahun 2010, kami pun ingin mengucapkan selamat tahun baru kepada para pembaca setia detikfood. Apalagi selama liburan panjang kemarin kami cukup dikejutkan dengan banyaknya pengalaman bersantap yang terus kami terima. Ini membuktikan semangat detikfooders untuk terus berpartisipasi dalam setiap program-program berhadiah detikfood tak pernah surut.

Kini Santap Lezat Berhadiah periode ke-30 yang telah digelar selama sebulan penuh akhirnya berakhir sudah. Di awal tahun ini tibalah bagi kami untuk mengumumkan para pemenangnya. Pada periode ini kami bekerjasama dengan d'ocean restaurant . Restoran seafood yang menyajikan hidangan fresh seafood ini akan memberikan voucher sebesar Rp 100.000,00 kepada masing-masing pemenang yang beruntung.

Banyaknya email yang masuk memang membuat kami agak kesulitan untuk menentukan pemenangnya kali ini. Tak hanya seputar restoran besar, kali ini jajanan pinggir jalan dan warung makan pun banyak mendominasi. Pastinya tidak hanya di Jakarta melainkan juga di kota-kota lainnya di Indonesia.

Namun setelah membaca dan mempertimbangkan akhirnya kami pun berhasil memutuskan 10 orang pemenang. Nah, siapa sajakah yang beruntung memperoleh voucher seafood di awal tahun baru ini:

1. Toha Zakaria yang mencicipi kalakan hiu makanan khas Pacitan.
2. Catur Adhi Wibowo menceritakan pengalamannya menikmati Mi Ayam Sayuran sehat di kota Yogya.
3. Ervita yang menceritakan pengalaman saat menikmati Veal Brastwurst di Magenta Grill.
4. Anies Anggara yang mencicipi escargot di Boka Buka.
5. Laura yang menikmati makan malam romantis di Cafe Gumati.
6. Wadi yang ketagihan menyantap Mie Ayam 57.
7. Kania Kurniasari yang menghapus stress dengan brownies.
8. Ahmad Bilal yang tergoda sepotong pizza di Pizza Bar.
9. Arief Rahman yang ketagihan Ayam Bakar Fit Semi arek Malang.
10. Alvijanti R yang penasaran dengan Bakso Mas Miskam.

Kami ucapkan selamat bagi para pemenang yang beruntung! Para pemenang seperti biasa akan kami hubungi langsung via email. Bagi yang belum menang tak usah kecewa karena bisa mengikuti program berhadiah detikfood di periode selanjutnya. Selamat tahun baru ya!

9. Andakah Pemenang Voucher Gratis dari Soup?
Devita Sari - detikFood

Jakarta - Sebulan penuh sudah program reguler berhadiah detikfood ke-29 kami gelar untuk pembaca setia detikfood. Kini tibalah saatnya untuk mengumumkan peraih voucher gratis dari Soup Restaurant. Nah, siapakah kali ini yang beruntung? Simak info pemenangnya disini!

Meskipun terpotong oleh libur hari raya Idul Adha, namun antusias para pembaca untuk mengirimkan karya tulisnya di program SL Berhadiah ternyata tak menurun. Cerita menarik seputar pengalaman bersantap baik di warung ataupun restoran besar pun telah kami kumpulkan. Meskipun sayang masih banyak yang belum memenuhi persyaratan yang kami tetapkan, sehingga dengan terpaksa tidak dapat diikutsertakan.

Akhirnya kini tibalah saatnya untuk mengumumkan para pemenang Santap Lezat Berhadiah Detikfood yang kini telah memasuki periode ke-29. Program berhadiah kali ini bekerja sama dengan Soup Restaurant yang terletak di Plaza Indonesia. Di periode ini orang pemenang berhak memperoleh voucher sebesar @ Rp 100.000,00 yang telah kami sediakan.

Nah, siapa sajakah yang beruntung. Berikut nama-nama para pemenang SL Berhadiah ke-29:
1. Alvijanti yang berseri-seri saat menyantap bebek goreng di Warung Berseri, Benhil.
2. Amy Rahmadanti yang mendapat pengalaman mengesankan saat bersantap di Orient8, Hotel Mulia Senayan.
3. Kania Kurniasari menceritakan pengalamannya menikmati Shabu-Shabu di Hot Pot Garden.
4. Diah Eka Palupi yang ketagihan tenderloin steak, Andakar.

Selamat buat mereka yang beruntung! Selain memperoleh hadiah voucher, tulisan para pemenang juga akan kami muat di kanal Santap Lezat Detikfood secara bergantian.

8. Voucher Seafood Untuk Anda!
Devita Sari – detikFood

Jakarta - Di akhir bulan Oktober ini detikfood kembali bagi-bagi hadiah. Voucher santap seafood akan kami bagikan untuk mereka yang telah ikut berpartisipasi di program Santap Lezat Berhadiah. Kali ini siapa saja yang beruntung, yuk simak info pemenangnya disini!

Bagi para pembaca setia detikfood dan detikcom pastinya sudah tidak asing lagi dengan program reguler berhadiah ini. Memasuki periode ke-27, Santap Lezat Berhadiah ternyata sudah memperoleh tempat tersendiri di hati para pembaca. Selain ingin berbagi pengalaman, sebagai apresiasi kepada mereka yang berpartisipasi kami telah menyediakan hadiah menarik berupa voucher makan dari resto-resto ternama.

Di bulan Oktober 2009, detikfood bekerjasama dengan salah satu restoran seafood yang masih terbilang gress di Jakarta yaitu d'ocean. Restoran seafood yang terletak di Jl. Kapten Tandean ini telah menyediakan voucher masing-masing sebesar Rp 100.000,00 untuk mereka yang beruntung.

Setelah mengalami seleksi dari segi isi dan informasi yang diberikan, inilah enam orang pemenang yang berhak memperoleh voucher makan gratis dari d'ocean:

1. Amy Rahmadanti yang menceritakan pengalaman menariknya saat bersantap Sate Piliang di Sumatera Barat.
2. Retno Wulandari menceritakan pengalamannya bersantap sate klatak yang lezat.
3. Kania Kurniasari yang penasaran ingin mencicipi Nasi Jambronk & Nasi Bumbung.
4. Cynthia Widiyanti Biyanto yang terbius steak lezat, harga mahasiswa di Ciz n' Chic.
5. Wulansari bercerita saat mencicipi soto karak di Bogor.
6. Roy yang menceritakan nostalgia menikmati nasi sayur Pak Djo, Surabaya.

Selamat ya buat para pemenang yang beruntung. Nah, buat yang belum beruntung masih ada hadiah lainnya yang masih menunggu dibawa pulang. Buat yang sudah pernah menang boleh loh ikut berpartisipasi kembali, jadi jangan berhenti mengirimkan pengalaman bersantap Anda ya DISINI . Kami tunggu!

7. Andakah Pemenang Voucher Soup Restaurant?
Devita Sari – detikFood
Soup Restaurant

Jakarta - Inilah saat yang ditunggu-tunggu pengirim artikel Santap Lezat Berhadiah Detikfood. Lima orang pengirim tulisan terbaik telah kami pilih sebagai pemenang di bulan Oktober ini. Apakah Anda salah satunya? Yuk intip disini!

Program Santap Lezat Berhadiah ke-26 yang merupakan program reguler detikfood telah berakhir. Diantara puluhan email yang masuk tentunya kami harus memilih tulisan yang terbaik. Tak sekedar originalitas tulisan, namun beberapa info lainnya seperti deskripsi makanan, tempat makan, dan harga makanan tersebut merupakan poin penting yang ikut kami pertimbangkan.

Libur hari raya rupanya memberikan banyak inspirasi bagi para detikfooders dalam mengirimkan tulisan. Baik pengalaman sewaktu mudik lebaran ataupun saat berkumpul bersama keluarga. Tak heran bukan hanya pengalaman bersantap restoran di Jakarta saja melainkan beberapa restoran di pulau Jawa dan Sumatra tak sedikit kami terima.

Soup Restaurant yaitu restoran mengolah hidangannya dengan aneka bumbu dan tradisi Cina kuno menjadi sponsor pada periode kali ini. Setelah mempertimbangkan dan memilih yang terbaik, inilah 5 orang yang berhak memperoleh voucher bersantap dari Soup Restaurant sebesar @ Rp 100.000,00:
 Ervita yang menceritakan pengalaman bersantap di restoran Rempah-Rempah.
 Alvijanti Rahajuningsih yang menceritakan restoran pempek favoritnya Pempek 89.
 Ahmad Bilal yang menceritakan kelezatan Soto Ayam Madura Spesial, Salemba.
 Kania Kurniasari yang menebus kangen Mi Kodon Lampung.  Corry yang bersantap di Ramen 38 Sanpachi, Melawai.
Selamat buat para pemenang yang beruntung. Untuk para pemenang selain memperoleh voucher, tulisan Anda juga akan kami tayangkan secara bergantian di kanal Santap Lezat Detikfood. Buat mereka yang ingin memperoleh voucher bersantap seafood, jangan ketinggalan untuk mengikuti periode SL berhadiah selanjutnya. Kami tunggu ya partisipasinya

6. Andakah Pemenang 'Ramadhan Penuh Berkah' Detikfood?
Devita Sari - detikFood
Tupperware (atas) & Orient 8 Mulia (bwh)

Jakarta - Ikut berpartisipasi dalam program 'Ramadhan Penuh Berkah' detikfood? Jika ya, pastikan nama Anda sebagai salah satu pemenang di periode minggu ini. Tentunya ada beragam hadiah menarik yang siap dibawa pulang. Yuk, intip pemenangnya disini!

Sebagai bentuk apresiasi kepada pembaca detikfood, dalam rangka menyambut bulan Ramadhan kami menggelar 'Ramadhan Penuh Berkah'. Dimana program ini akan digelar selama 5 minggu berturut-turut dan boleh diikuti oleh semua pembaca detikfood. Adapun sebagai rasa terima kasih atas partisipasi Anda kami telah menyiapkan beragam hadiah menarik seperti voucher makan dan restoran dan hotel berbintang, tupperware cantik, dan paket buku masak dari Gramedia.

Setelah membaca dan memilih dengan teliti semua email yang membanjiri redaksi detikfood, baik berupa tanya jawab, pengalaman bersantap, foto-foto dan komentar. Di periode minggu pertama ini kami akhirnya memutuskan untuk memilih 10 orang yang beruntung sebagai pemenang. Apakah Anda salah satunya? Berikut nama para pemenang 'Ramadhan Penuh Berkah' periode pertama:

1. Kania Kurniasari (Pengalaman Bersantap Soerabi Pa'Is) : mendapatkan voucher makan Seasons Cafe, Hotel Four Seasons Jakarta
2. Alvijanti R (Pengalaman Bersantap Sumber Hidangan): mendapatkan voucher makan Orient8, Hotel Mulia Senayan
3. Dewi Fujirohwati (Tanya Jawab Menu Sahur Praktis): mendapatkan voucher makan Java Restaurant, Hotel Intercontinental Jakarta MidPlaza
4. Selviana (Tanya Jawab Magic Jar): mendapatkan voucher makan Bacchus, Hotel Intercontinental Jakarta MidPlaza
5. Elis Lestyani S (Tanya Jawab Peralatan Membuat Kue): mendapatkan voucher makan Soup Restaurant
6. Astri Amelia (Tanya Jawab Lapisan Anti Lengket): mendapatkan voucher Danau Sunter Resto
7. Fitria (Tanya Jawab Bisnis Kue Kering): voucher makan Dapur Umum Resto
8. Dian Pahlevi (Tanya Jawab Susu Evaporated): mendapatkan voucher makan Dapur Umum Resto
9. Maria Johanna Setiawati (Tanya Jawab Wadah Plastik): mendapatkan produk Tupperware
10. Wiwik Prihatiningsih (Tanya Jawab Cake Tape): mendapatkan buku masak Gramedia

Selamat buat mereka yang beruntung. Buat para pemenang selain hadiah, artikel yang dikirimkan juga akan kami tayangkan di detikfood secara bergantian. Para pemenang akan kami hubungi secara langsung dan hadiah dapat diambil paling lambat 2 minggu setelah pengumuman pemenang. Nah, buat yang masih ingin kebagian hadiah kami masih tunggu partisipasinya

5. Andakah Pemenang Voucher Bersantap Ancol Jimbaran?
Devita Sari - detikFood
Hidangan Ancol Jimbaran Resto

Jakarta - Merasa ikut berpartisipasi mengikuti program Santap Lezat Berhadiah Detikfood? Jika ya, pastikan nama Anda tercantum dalam list pemenang periode ke-23 berikut ini. Intip yukkk!

Akhirnya program Santap Lezat Berhadiah Detikfood ke-23 telah berakhir. Semangat para pembaca detikfood (detikcom) rupanya tak pernah surut. Hal tersebut terbukti dari banyaknya email yang masuk ke redaksi detikfood. Tak hanya sekedar menceritakan pengalaman bersantap dari dalam negeri, bahkan ada pula yang menceritakan pengalaman bersantapnya di luar negeri.

Pengalaman bersantap di dalam negeri yang diceritakan pun beragam. Mulai dari yang bersantap di kaki lima, rumah makan, hingga restoran besar. Seperti rasa puas Amelia yang diceritakan lewat pengalamannya menikmati bakmi Jawa Gunung Kidul atau Angggreni yang menceritakan pengalamannya saat bersantap seafood di Pantai Pangandaran.

Kali ini detikfood bekerjasama dengan sebuah restoran yang menyajikan hidangan Bali di pinggir pantai Ancol, yaitu Ancol Jimbaran Resto. Enam orang yang beruntung ini berhak memperoleh voucher santap siang masing-masing sebesar @ Rp 200.000,00. Nah siapa saja yang beruntung?

Berikut daftar pemenang yang berhak memperoleh voucher santap siang dari Ancol Jimbaran Resto:
1. Bagus Awang Darmawan yang asyik menikmati Cobek Ikan Mas
2. Catur Guna yang merekomendasikan RM Bu Endang buat penggemar masakan Jawa
3. Kania Kurniasari yang terpikat nasi Punclut Waroeng Sunda
4. Cipta Panca yang kepincut aneka hidangan bebek di Bebek Boenda BSD
5. Laura yang menceritakan pengalamannya menikmati shabu-shabu di Paregu

Selamat ya buat para pemenang yang beruntung! Selain mendapatkan hadiah berupa voucher sebesar @ Rp 200.000,00, tulisan para pemenang juga akan kami muat di kanal santap lezat detikfood secara bergantian. Nah, buat mereka yang belum menang terus kirimkan pengalaman bersantap Anda lewat FORM berikut ini. Siapa tahu bulan depan giliran Anda yang membawa pulang hadiahnya.

4. Andakah Pemenang Voucher Bersantap 'Sands'?
Devita Sari – detikFood
Hidangan di Sands Ballroom & Dining Theatre

Jakarta - Inilah saat yang ditunggu-tunggu bagi pengirim Santap Lezat Berhadiah Detikfood. Kali ini voucher bersantap dari restoran dining theatre terbesar di Jakarta akan kami bagikan kepada mereka pengirim tulisan terbaik. Andakah salah satu yang beruntung? Simak info lengkapnya disini!

Ya, sudah sebulan penuh kami menggelar program Santap Lezat Berhadiah. Seperti biasa, banyaknya respon dari para pembaca sungguh luar biasa. Begitu banyaknya email yang masuk ke redaksi detikfood sungguh membuat kami terpacu untuk segera mengumumkan para pemenang di periode ke-22.

Di periode bulan April ini detikfood kembali bekerjasama dengan salah satu restoran terbesar di Jakarta, SANDS Ballroom & Dining Theatre. Restoran dining theatre terbesar di Jakarta dan memiliki ratusan jenis makanan ini akan mempersembahkan voucher bersantap sebesar Rp 200.000,00 bagi masing-masing pemenang.

Berikut para pemenang SL Berhadiah Periode ke-22:
 Purwanto Rahardjo yang puas menikmati ayam betutu di Bali
 Catur Guna yang kepincut bebek di Nine Muses
 Kania Kuniasari terpikat pada hidangan di 'Blue Erawan'  Nurul Wrediningrum menceritakan pengalamannya mencicipi Japanese Burger
 Alvijanti R yang menyantap sate kambing bumbu spesial H.M Harris
Selamat buat para pemenang! Selain hadiah berupa voucher makan, tulisan para pemenang juga akan kami tayangkan secara bergiliran dalam kanal Santap Lezat. Bagi yang beruntung tak usah kecewa, terus kirimkan pemangalaman bersantap Anda sebanyak-banyaknya DISINI, karena bulan depan masih ada hadiah lainnya yang menanti. Kami tunggu ya!

3. Inilah Para Pemang SL Berhadiah Detikfood!
Devita Sari - detikFood

Jakarta - Pernah mengirimkan pengalaman bersantap di program SL Berhadiah Detikfood? Jika ya, pastikan nama Anda yang menjadi salah satu pemenang hadiah produk elektronik, paket tea sampler hingga voucher bersantap dari kami. Yuk, cari info lengkapnya disini!

Berbagai tulisan dari pembaca detikfood mengalir tiada henti hampir setiap harinya. Memasuki akhir bulan Maret 2009, tibalah waktunya bagi kami untuk mengumumkan para pemenang SL Berhadiah periode ke-21.

Berbagai cerita menarik kerap kami jumpai saat membaca tulisan para detikfooders. Meskipun sayang tidak semua tulisan memenuhi kriteria yang telah kami tetapkan. Seperti misalnya kurangnya pemberian info seputar lokasi, harga, dan jenis makanan dari warung makan, jajanan kaki lima, atau resto yang diceritakan.

Tulisan datang bapak Indra yang menceritakan pengalamannya menikmati gudeg Yogya di warung Bu Hani, Ragunan. Oleh-oleh cerita dari Fitri yang menceritakan kelezatan nasi goreng Pattaya saat berjalan-jalan ke Singapura. Bahkan Ibu Alvijanti yang merupakan salah satu langganan pemenang SL Berhadiah pun tak mau kalah. Ceritanya yang berjudul 'Bukan Soto Ayam Biasa' di daerah Benhil berhasil mencuri perhatian kami.

Seperti biasa tak mudah bagi kami untuk memutuskan para pemenang SL Berhadiah. Setelah bolak-balik membaca dan mempertimbangkan berikut 8 orang pemenang yang beruntung:

Dua orang pemenang peralatan dapur elektronik:
1. Alvijanti yang menceritakan pengalamannya menikmati soto ayam di daerah Benhil
2. Kania Kurniasari yang mencicipi hidangan Makasar di Kedai Pelangi

Tiga orang pemenang Voucher Bersantap dari The Peak Resort & Dinning:
1. Erna Yuliana yang rela mengantri demi mencicipi bebek madura Mak Isa di Jl. Raya Klender
2. Ribka Talar yang menikmati steak murah meriah di Double Steak Bandung
3. Fitriah yang kepincut sate ayam Pak Rebing di Bogor

Tiga orang berhak mendapatkan Tea Sampler dari The Tea Bar:
1. Budi Sukmana yang menceritakan kue bluder favoritnya
2. Burdah Jamilah yang menikmati enaknya sop kambing ala kreo
3. Octya Dwi Untari yang menikmati hidangan sunda raos di Saung Pasundan

Selamat buat para pemenang di atas. Bagi yang belum menang kali ini jangan berkecil hati. Di awal April nanti detikfood akan kembali berbagi hadiah lainnya. Jadi kirim terus ya pengalaman bersantap Anda DISINI. Kami tunggu loh!

2. Andakah Pemenang Paket 'The Tea Bar'?
Devita Sari - detikFood

Jakarta - Apakah Anda salah satu yang beruntung mendapatkan paket tea premium atau tea set mewah berikut ini? Jika merasa berpartisipasi mengirimkan artikel santap lezat berhadiah bukan tak mungkin Andalah pemenangnya. Yuk cari tahu infonya disini!

Tak terasa di tahun baru ini program 'Santap Lezat Berhadiah Detikfood' telah memasuki periode ke-20. Program yang awalnya digelar dari 6 bulan sekali, lalu kemudian 3 bulan dan sekarang menjadi hampir sebulan sekali ini tak lain karena mendapat dukungan yang positif dari para pembaca detikfood.

Tahun baru dan liburan panjang ternyata tidak menyurutkan para pencinta detikfood untuk berbagi cerita. Meskipun sebelumnya sempat terjadi masalah pada form pengiriman artikel, namun hal itu rupanya tak menyurutkan para pencinta detikfood untuk ikut berpartisipasi. Hal ini terbukti dari banyaknya email yang masuk ke redaksi detikfood.

Pada periode kali ini kami bekerja sama dengan THE TEA BAR, yaitu sebuah toko teh premium yang menjual produknya secara online. Tiga buah paket Teh Premium dan tiga buah Tea Set mewah telah disediakan untuk mereka yang beruntung. Berikut para pemenangnya:

Tiga orang pemenang masing-masing mendapatkan paket Teh Preminum dari The Tea Bar:

- Kania Kurniasari yang menceritakan pengalaman bersantap di bakso "Seuseupan".
- Ribka yang menceritakan pengalaman bersantap di resto chinese favoritnya Tawan.
- Dewi Sardjono yang mencicipi lotek Jl. Alkateri, Bandung.

Tiga orang pemenang masing-masing mendapatkan paket Tea Set dari The Tea Bar:

- Atika Daliany menceritakan pengalamannya menikmati kopi di Coffee Addict.
- Sitha yang ketagihan iga bakar di Jl. Segan, Yogyakarta.
- Puteri yang bersantap All You Can Eat Satoo Shangri-la di penghujung tahun 2008 lalu.

Selamat kepada para pemenang yang beruntung! Selain hadiah, masing-masing tulisan para pemenang SL Berhadiah juga akan dimuat di kanal Santap Lezat detikfood secara bergantian. Sedangkan bagi mereka yang belum beruntung tak usah khawatir, karena di periode berikutnya kami akan menyediakan hadiah menarik lainnya. Jadi terus kirimkan pengalaman bersantap Anda disini ya!

1. Inilah Pemenang Santap Lezat Berhadiah
Devita Sari - detikFood

Jakarta - Seperti biasa puluhan bahkan ratusan email dari detikfooders terus mengalir di email redaksi detikfood. Bahkan beberapa pemenang periode lalu pun tak kunjung puas, mereka pun kembali berpartisipasi dengan harapan dapat kembali membawa pulang hadiah.

Seperti misalnya Ibu Ribka Talar yang kembali mengirimkan ceritanya bersantap ayam goreng dengan bumbu sambal kacang nan lezat, atau Bapak Akhid Roviyanto yang kini menceritakan tentang sate ayam dan kambing langganannya yang ada di belakang gedung MPR dan DPR.

Meskipun banyak email yang masuk, namun sangat disayangkan karena masih banyak tulisan dari detikfooders yang belum memenuhi persyaratan. Seperti misalnya penulisan yang hanya beberapa baris saja membuat kami tidak dapat mengikutsertakan tulisan Anda dalam program berhadiah kali ini. Meskipun begitu, bagi Anda yang belum memiliki kesempatan menang ataupun yang sudah pernah menang, kami tidak menutup kemungkinan bagi Anda untuk terus berpartisipasi.

Masih bekerjasama dengan Bushido, Japanese Restaurant kami akan membagikan 4 buah voucher bersantap hidangan Jepang bagi Anda yang mengirimkan tulisan terbaik. Dimana masing-masing akan memperoleh voucher senilai @ Rp 250.000,00 untuk bersantap di Bushido Japanese Restaurant. Nah, siapa saja yang beruntung pada program SL Berhadiah periode 18 kali ini? Mereka adalah:
 Anies Anggara yang menceritakan pengalaman bersantap seafood di Laut Sulawesi
 Catur Guna yang mencicipi Sate Lembut di Kebon Kacang
 Rindu Juli Indah yang menceritakan pengalaman bersantap bebek Kaleyo di cempaka putih
 Kania Kurniasari yang bersantap pecel Madiun di Serpong

Selamat kepada para pemenang! Untuk proses pengambilan hadiah, kami akan menghubungi Anda secara langsung. Oya, kami pun akan memuat tulisan para pemenang pada rubik SL Berhadiah secara bergantian. Nah, ingin seperti mereka? Kirim saja sebanyak-banyaknya pengalaman bersantap Anda disini. Kami tunggu ya!!